• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home CORPORATION

Bukalapak Tanam Dana Rp11,5 Triliun di Tiga Bank Negara di Indonesia

by Redaksi Asiatoday
July 19, 2022
in CORPORATION
Reading Time: 1 min read
A A
0
Nilai Transaksi Bukalapak Capai Rp71,2 Triliun, Nyaris Setara APBD DKI

Bukalapak. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – PT Bukalapak.com Tbk. (BUKA) menanamkan dana sebesar Rp11,5 triliun di tiga bank milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Republik Indonesia.

Dalam laporan keuangan perseroan kuartal I/2022, BUKA tercatat menanamkan dana di instrument deposito milik Bank BTN (Bank Tagungan Negara) sebesar Rp5,1 triliun. Jumlah itu turun dibandingkan posisi akhir tahun lalu sebanyak Rp6,08 triliun.

Kemudian, BUKA juga menanam deposito di Bank BRI (Bank Rakyat Indonesia) senilai Rp5,4 triliun. Jumlah itu menurun dibandingkan posisi tahun lalu sebanyak Rp7,5 triliun.

RelatedPosts

DAAZ Company Joins Nickel Downstream Consortium with Antam, Huayou, and EVE

Japan’s Osaka Steel Exits Indonesia, Shuts Down Joint Venture with Krakatau Steel

Arsari Group Accelerates Global Expansion

BUKA juga menyimpan dana Rp1 triliun di Bank BNI (Bank Negara Indonesia).

Secara keseluruhan, total deposito BUKA ditiga bank tersebut mencapai Rp11,5 triliun dengan denominasi rupiah.

Seluruh dana itu dihasilkan Bukalapak melalui aksi IPO pada pertengahan tahun lalu.

Berdasarkan keterbukaan informasi perseroan, dana simpanan itu terpecah menjadi beberapa.

Pada deposito pertama sebesar Rp5 triliun dengan kupon bunga 3,10 persen. Dana kedua sebesar Rp3 triliun memiliki kupon bunga 3 persen dan dana ketiga Rp2,2 triliun memiliki bunga 2,75 persen. Terakhir dana sebesar Rp1 triliun memiliki bunga 2,9 persen.

Selain itu, PT Bukalapak.com Tbk. (BUKA) menelan biaya initial public offering (IPO) sampai dengan Rp574,84 miliar.

Berdasarkan keterbukaan informasi, emiten teknologi itu menghabiskan dana paling besar untuk biaya jasa penyelenggaraan (management fee) sebesar Rp262,80 miliar atau 1,2 persen dari total pengeluaran.

Sedangkan, pengeluaran terbesar kedua berasal dari biaya jasa penjaminan (underwriting fee) sebanyak Rp131,40 miliar atau 0,60 persen dari hasil dana IPO.

Meski demikian, BUKA masih mengantongi dana segar sebesar Rp21,32 triliun setelah dikurangi biaya-biaya pencatatan. (ATN)

Tags: BukalapakIndustri Perbankan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.