• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Bursa Amerika Ditutup Meyakinkan, Wall Street Melesat

by Redaksi Asiatoday
June 6, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Bursa Amerika Ditutup Meyakinkan, Wall Street Melesat

Bursa saham di Wall Street, Amerika Serikat. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Bursa Amerika Serikat (AS) menutup akhir pekan dengan lonjakan sangat meyakinkan, ditopang data tenaga kerja yang melampaui ekspektasi.

Berdasarkan data Bloomberg, indeks S&P 500 naik 2,62 persen sedangkan indeks Dow Jones Industrial Average juga melesat 3,15 persen. Tidak ketinggalan indeks Nasdaq juga naik 2,06 persen.

Kinerja indeks S&P 500 dalam pekan ini sekaligus mencetak kenaikan tiga pekan berturut-turut, mengerek indeks naik lebih dari 40 persen sejak titik nadir pada Maret lalu. Kenaikan 4,9 persen pada pekan ini hampir menghapus kerugian secara tahunan.

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

Indeks Nasdaq juga mencetak rekor harian seiring kenaikan saham-saham di sektor penerbangan, otomotif, dan perbankan. Investor mulai yakin perekonomian bakal pulih dan sektor-sektor tersebut akan mendapat benefit setelah normalisasi kegiatan ekonomi. Nasdaq tercatat sudah naik hampir 10 persen sejak akhir Desember 2019.

Kinerja Wall Street tidak terlepas dari rilis data ketenagakerjaan yang melampaui ekspektasi. Data menunjukkan nonfarm payrolls meningkat 2,5 juta, berbanding terbalik dengan proyeksi analis yang memperkirakan penurunan.

Sementara itu, pengangguran turun menjadi 13,3 persen di bulan Mei dari 14,7 persen. Walaupun masih terbilang tinggi, pelaku pasar sangat antusias karena hal itu menandakan pemulihan ekonomi.

Terlebih, stimulus untuk memulihkan perekonomian tinggal menunggu waktu. Laporan menunjukkan, pejabat administrasi Presiden Donald Trump melansir dana stimulus yang dikucurkan bakal mencapai US$1 triliun pada putaran berikutnya.

Chief Investment Officer Advisor Alliance Chris Zaccarelli mengatakan data ketenagakerjaan terbilang mengejutkan dan dia mencatat untuk pertama kalinya pada tahun ini, data tersebut kejutan yang positif.

“Pengangguran masih sangat tinggi, tapi setidaknya sudah turun,” ujarnya.

Sementara itu, di Eropa saham maskapai penerbangan, otomotif, dan perhotelan memimpin kenaikan Bursa Eropa. Indeks Stoxx 600 tercatat naik 2,5 persen, sekaligus menjadi kinerja mingguan terbaik dalam dua bulan. Adapun Bursa Asia juga naik lebih dari 5 persen pada pekan ini, dipimpin oleh saham di sektor keuangan.

Berikut perkembangan terkini;

Saham

Indeks S&P 500 naik 2,6 persen
Indeks Stoxx 600 naik 2,5 persen
MSCI Asia Pasific Index naik 0,7 persen

Mata Uang

Bloomberg Dollar Spot Index turun 0,2 persen
Euro turun 0,4 persen menjadi US$1,1293
Pound Inggris naik 0,6 persen menjadi US$1,2666
Yen Jepang turun 0,4 persen menjadi US$109,63

Obligasi

Imbal hasil obligasi 10 tahun AS naik 7 basi poin menjadi 0,89 persen
Imbal hasil obligasi 10 tahun Jerman naik 5 basis poin menjadi -0,28 persen
Imbal hasil obligasi 10 tahu Inggris naik 5 basis poin menjadi 0,35 persen.

Komoditas

Minyak mentah WTI naik 5,2 persen menjadi US$39,36 persen.
Harga emas spot turun 1,8 persen menjadi US$1.682,94 per troy ounce. (ATN)

Tags: Bursa Saham AsiaPasar SahamWall Street
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.