• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Sunday, June 28, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Cegah Wabah Covid-19, Rusia Bersiap Lockdown

by Redaksi Asiatoday
March 31, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Cegah Wabah Covid-19, Rusia Bersiap Lockdown

Kota Moscow. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Rusia segera menerapkan karantina atau lockdown wilayah untuk membendung penyebaran wabah coronavirus (Covid-19. Kebijakan itu akan diterapkan pertama-tama untuk ibu kota Moskow yang mencatat dua per tiga kasus nasional.

Perdana Menteri Rusia Mikhail Mishustin mengungkapkan bahwa kepala daerah perlu mengadopsi restriksi. Hal ini seiring dengan perintah Walikota Moskow Sergei Sobyanin.

Dengan populasi sebesar 12,7 juta orang, total kasus Covid-19 mencapai 1.014 orang pada Minggu (29/3/2020).

RelatedPosts

Hormuz Holds Its Breath: Indonesia’s Pertamina Safely Steers Energy Tanker Through Middle East Flashpoint

Bhutan Bets $13 Million on Climate-Resilient Cities

Middle East Conflict Rocks Asia as Bangladesh Faces Mounting Food Security Threat

Sobyanin memperingatkan dalam sebuah pernyataan di situs web bahwa perluasan virus corona di ibu kota terbesar di Eropa itu telah memasuki fase baru.

Dia mengatakan bahwa pihak berwenang akan segera menyusun aturan perizinan khusus bagi masyarakat yang hendak melakukan kegiatan di luar rumah melalui sistem pintar sebagai alat pemantau jarak jauh.

“Mereka yang mau keluar rumah hanya boleh melakukan beberapa hal seperti pergi ke tempat makan, apotek, membuang sampah, atau mengajak hewan peliharaannya berjalan hanya sekitar 100 meter dari tempat tinggalnya,” jelasnya, dilansir Bloomberg, Senin (30/3/2020).

Perwakilan WHO di Rusia mengeluhkan bahwa masyarakat Moskow masih banyak yang mengabaikan instruksi pihak berwenang untuk tinggal di rumah dan menjaga social distancing.

Nikolai Malyshev, seorang spesialis penyakit menular terkemuka di Kementerian Kesehatan Rusia memperingatkan bahwa Rusia sedang menghadapi ancaman ledakan kasus virus corona layaknya reaksi nuklir.

“Dalam waktu dekat, sejumlah besar orang akan jatuh sakit dan membutuhkan perawatan medis,” katanya.

Pada 25 Maret 2020, Presiden Rusia Vladimir Putin telah mengumumkan bahwa pekan ini menjadi pekan tanpa kerja. Namun, belum ada langkah-langkah krusial yang bakal diambil seperti pembatasan pergerakan.

Pemerintah menghentikan semua penerbangan internasional pada hari Jumat dan Mishustin meminta daerah untuk menutup sebagian besar kegiatan bisnis. Pemerintah menutup semua perbatasan darat Rusia yang berlaku Senin. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: CoronavirusCOVID-19LockdownRusia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Unveils Global Green Finance Push as Climate Investment Targets Tropical Forests
  • Hormuz Holds Its Breath: Indonesia’s Pertamina Safely Steers Energy Tanker Through Middle East Flashpoint
  • Bhutan Bets $13 Million on Climate-Resilient Cities
  • U.S. Backs Indonesia’s ESG Mining Drive as Global Demand for Critical Minerals Surges
  • Bank Jakarta Wins Three Awards at the 23rd Infobank-MRI Banking Customer Experience Appreciation 2026
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.