• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, July 23, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home GREEN ENERGY

Cekungan Qaidam Berpotensi Jadi Basis Energi Terbarukan China

by Redaksi Asiatoday
March 26, 2023
in GREEN ENERGY
Reading Time: 1 min read
A A
0
Cekungan Qaidam Berpotensi Jadi Basis Energi Terbarukan China

Modul surya di sebuah kawasan industri pembangkit listrik fotovoltaik di Kota Golmud, Provinsi Qinghai, China barat laut. Dok Xinhua

ASIATODAY.ID, BEIJING – Tim peneliti China baru-baru ini mengevaluasi potensi energi surya dan angin di Dataran Tinggi Qinghai-Tibet, dan menemukan bahwa Cekungan Qaidam memiliki potensi untuk menjadi basis energi terbarukan negara tersebut.

Selain dianugerahi air dan energi panas bumi yang melimpah, Dataran Tinggi Qinghai-Tibet kaya sumber energi surya dan angin. Dataran tinggi tersebut masing-masing menyumbang 45,6 persen dan 38,5 persen dari potensi energi surya dan angin China.

Para peneliti dari Institut Penelitian Dataran Tinggi Tibet di bawah Akademi Ilmu Pengetahuan China, Universitas Nanjing, Universitas Pertanian China, Universitas Tsinghua, dan institusi lain menggunakan data radiasi matahari dan kecepatan angin beresolusi tinggi dan akurat untuk menilai potensi sumber energi surya dan angin di dataran tinggi itu.

RelatedPosts

Indonesia’s Palm Oil Exports Hit US$30.87 Billion, B50 Drives Energy Transition

Indonesia Unveils US$2 Billion Hydrogen Investment Pipeline Across 93 Projects

Indonesia’s Clean Energy Push Faces Social Justice Challenge

Penelitian kuantitatif itu menunjukkan bahwa dengan mempertimbangkan keterbatasan lahan, potensi energi surya dan angin tahunan di Dataran Tinggi Qinghai-Tibet masing-masing sedikitnya 8,3 triliun kWh dan 2,1 triliun kilowatt-jam (kWh), yang setara dengan pengurangan 8,75 miliar ton emisi karbon dioksida (CO2) setiap tahun.

Studi ini juga menemukan bahwa Cekungan Qaidam di Dataran Tinggi Qinghai-Tibet timur laut, dengan potensi energi surya dan angin diperkirakan masing-masing sebesar 5,7 triliun kWh dan 0,9 triliun kWh per tahun, cocok untuk pengembangan energi surya dan angin dalam skala besar.

Dengan terus menurunnya biaya fotovoltaik, tenaga angin, dan sistem penyimpanan energi, serta pembangunan jaringan transmisi daya tegangan ultra tinggi, basis energi terbarukan China dapat dibangun di Cekungan Qaidam, menurut studi yang diterbitkan dalam jurnal Science Buletin tersebut. (AT Network)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: ChinaEnergi Baru Terbarukan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Deepens Defense Ties with Malaysia and Türkiye
  • Indonesia’s New Shenzhen Rises in Batang SEZ
  • Indonesia’s Palm Oil Exports Hit US$30.87 Billion, B50 Drives Energy Transition
  • Indonesia Eyes Global Food Powerhouse Status
  • Indonesia, Switzerland and Germany Forge Global-Standard Industrial Talent Pipeline
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.