• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

China Ajak Pengusahanya Berinvestasi di NTB, NTT dan Bali

by Redaksi Asiatoday
September 10, 2019
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
China Ajak Pengusahanya Berinvestasi di NTB, NTT dan Bali

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pemerintah China akan menggelar forum investasi di Kupang, Nusa Tenggara Timur pada November 2019 mendatang. Pertemuan itu bertujuan untuk meyakinkan pengusaha China agar berinvestasi ditiga provinsi Sunda kecil, yakni Nusa Tenggara Barat (NTB), NTT dan Bali.

Konsulat Jenderal China di Denpasar, Bali Gou Hadong mengatakan forum tersebut akan mempertemukan puluhan investor asal Negara Tirai Bambu itu dengan pengusaha asal tiga provinsi tersebut.

Sebelumnya, sejumlah investor asal China sudah mengunjungi NTT dan berkeinginan untuk menanam modal di sana.

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Kemudian, kunjungan itu dibalas mantan Gubernur NTT Frans Lebu Raya yang juga datang ke China agar pengusaha di sana mau berinvestasi di NTT.

Sayangnya, kunjungan tersebut belum membuahkan hasil. Adapun, salah satu kendalanya adalah masalah komunikasi antara pengusaha China dengan calon mitranya di Indonesia.

“Kendala utama adalah Sumber Daya Manusia (SDM) yang bisa melakukan komunikasi, terutama dalam hal bahasa,” ujar Gao seperti dikutip Antara, Selasa (10/9/2019).

Kendala lainnya adalah regulasi. Gao menuturkan bahwa pengusaha China kurang memahami kebijakan pemerintah di daerah maupun perkembangan di NTT. Oleh karenanya, ia berjanji akan memperjelas permasalahan yang dihadapi investor China di dalam forum investasi dua bulan mendatang.

“Kemudian juga kebijakan investasi mungkin ada yang kurang menarik bagi pengusaha, sehingga belum dapat melakukan investasi,” tandasnya.

Data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menunjukkan realisasi investasi China pada semester I 2019 mencapai US$2,28 miliar. Angka ini mengambil porsi 16,08 persen dari total Penanaman Modal Asing (PMA) di periode yang sama sebesar US$14,18 triliun. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: BaliChina InvestInvestasi ChinaKerjasama Indonesia-ChinaNTB
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.