• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

China Investment Corp Mulai Mencari Aset Tangguh dari Guncangan Covid-19

by Redaksi Asiatoday
May 25, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
China Batasi Aktivitas NGO dan Larang Kapal AS Berkunjung ke Hong Kong

Pemerintah China. ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Sovereign Wealth Fund (SWF) China atau yang dikenal dengan China Investment Corp. tengah mencari lebih banyak aset yang dinilai tangguh dari guncangan Covid-19, demi memperkuat imbal hasil jangka panjang.

Executive Vice President China Investment Corp. (CIC) Zhao Haiying mengatakan lembaga Sovereign Wealth Fund dengan total dana kelolaan sekitar USD941 miliar itu menambah investasi di bidang penyaluran kredit dalam beberapa bulan terakhir.

Selain itu, CIC juga meningkatkan kepemilikannya di saham layanan kesehatan dan teknologi informasi. Lembaga itu juga menambah eksposurnya terhadap wilayah seperti Asia yang memiliki lebih sedikit ketidakpastian tentang penyebaran pandemi Covid-19.

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

CIC sedang menyiapkan strategi investasinya. Diversifikasi portofolio menjadi cara terbaik untuk menghadapi ujian terbesar sejak awal 2007.

CIC masih mempertahankan rencana untuk meningkatkan alternatif investasi dan investasi langsung kepada 50 persen aset global pada akhir 2022.

“Sebagai investor jangka panjang, kami ingin berinvestasi dalam pertumbuhan. Di tengah banyaknya kejutan eksternal, Anda harus fokus ke area yang lebih tangguh dan menghindari area rapuh,” ujar Zhao melansir Bloomberg, Minggu (24/5/2020).

Investasi luar negeri CIC tahun lalu mampu menghasilkan pengembalian atau return 17 persen tahun lalu. Jumlah itu mendekat rekor kenaikan 17,6 persen pada 2017 dan membalikan kerugian pada 2018 saat pasar ekuitas jatuh.

Pandemi Covid-19 dan goncangan harga minyak telah menimbulkan guncangan serius kepada sovereign wealth fund lainnya. Norwegia misalnya, berencana menarik USD38,2 miliar dari dana kelolaannya.

Bloomberg mencatat langkah itu menjadi penjualan aset terbesar sepanjang sejarah untuk menghasilkan uang tunai oleh lembaga sovereign wealth fund terbesar di dunia tersebut.

Zhao menyebut penurunan ekuitas global pada awal tahun telah membuat saham menjadi salah satu aset yang paling terpukul bagi banyak investor.

Dia menilai investasi pendapatan tetap atau fixed income membantu mengurangi volatilitas dalam ekuitas dan menjadi alokasi hedging CIC, serta memainkan peran positif dalam menyerap dampak di pasar.

Zhao mengatakan situasi saat ini kurang stabil untuk emerging markets. Pihaknya menyerukan lebih banyak kerja sama antar pemerintah dan mewaspadai kesalahan dalam mengambil kebijakan di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik serta masalah jangka panjag seperti beban utang.

“Krisis likuiditas mungkin sudah berakhir dan yang paling gelap mungkin ada di belakang kita. Tetapi kita harus sangat berhati-hati untuk menghindari kembali ke ICU,” jelasnya. (ATN)

Tags: ChinaChina InvestChina Investment CorpSovereign Wealth Fund China
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.