• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

China Kembali Laporkan Empat Kasus Baru Pneumonia

by Redaksi Asiatoday
January 18, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Wabah Pneumonia di China Mulai Telan Korban Jiwa

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Otoritas kesehatan China kembali melaporkan empat kasus baru penyakit Pneumonia misterius usai wabah Coronavirus menyerang Kota Wuhan.

“Empat orang yang didiagnosis dengan Pneumonia pada Kamis dan kini dalam kondisi stabil,” tulis Komisi Kesehatan wilayah Wuhan dalam keterangan resmi Sabtu (18/01/2020) melansir Reuters.

Wabah ini setidaknya telah menginfeksi 50 orang yang diketahui pernah mengunjungi atau menetap di Kota Wuhan. Kendati demikian, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengeluarkan peringatan akan potensi penyebaran yang lebih luas mengingat sekitar 1,4 miliar penduduk China diperkirakan akan melakukan perjalanan selama libur perayaan Tahun Baru China pekan depan.

RelatedPosts

Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Laporan infeksi di luar China sampai saat ini hanya ditemukan di Thailand dan Jepang. Dua kasus di Thailand berasal dari warga China yang datang dari Wuhan dan satu kasus pada warga Jepang yang baru saja berkunjung ke kota tersebut.

Coronavirus merupakan suatu keluarga besar virus yang mengakibatkan infeksi mulai dari demam sampai sindrom pernapasan yang akut seperti SARS yang pada 2002 silam menyebar ke – 37 negara dan menyebabkan 774 kematian.

Sejumlah otoritas kesehatan belum mengategorikan Coronavirus berbahaya seperti SARS, namun investigasi terus berkembang seiring belum dapat dipastikan apakah virus tersebut dapat menyebar antarmanusia.

Sebuah pasar makanan laut di Wuhan diyakini sebagai sumber munculnya virus ini pertama kali, namun otoritas setempat menyatakan 45 pasien yang terpapar virus menyangkal telah berkunjung ke pusat belanja yang dimaksud.

Amerika Serikat telah mulai memperketat pengawasan di sejumlah bandara untuk menyaring pengunjung yang terbang dari Kota Wuhan, China. Pengawasan dilakukan untuk mencegah penularan oleh penumpang yang memiliki gejala terjangkit virus pernapasan tersebut.

Sementara itu, sejumlah bandara di Asia pun mulai memperketat pengawasan, terutama bandara dengan penerbangan rutin dari dan menuju Wuhan seperti di Thailand, Malaysia, dan Singapura. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: ChinaVirus PneumoniaWHOWuhan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.