• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

China Laporkan 17 Kasus Baru Pneumonia

by Redaksi Asiatoday
January 19, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Wabah Pneumonia di China Mulai Telan Korban Jiwa

ASIATODAY.ID, JAKARTA – China melaporkan 17 kasus baru Pneumonia yang disebabkan oleh coronavirus pada Minggu (19/01/2020).

Dengan demikian, jumlah total pasien yang telah resmi terinfeksi mencapai 62 orang dan 2 di antaranya sudah meninggal dunia. Seluruhnya berada di Wuhan, kota di pusat China.

Melansir Reuters, Wuhan Municipal Health Commission menyampaikan dari 17 kasus tersebut, 3 di antaranya merupakan kasus serius.

RelatedPosts

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme

Laporan ini meningkatkan kekhawatiran atas penyebaran virus tersebut menjelang Tahun Baru China pada akhir Januari 2020. Periode perayaan itu biasanya menjadi momentum bagi ratusan juta warga China untuk pulang ke kampung halamannya.

Ke-17 pasien baru ini mulai menunjukkan beberapa gejala seperti demam dan batuk sebelum 13 Januari 2020. Hasil tes yang dilakukan pada 16-17 Januari 2020, mengonfirmasi adanya infeksi virus tersebut.

Virus baru ini berasal dari keluarga besar coronavirus yang turut mencakup Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS), yang menewaskan hampir 800 orang di seluruh dunia pada 2002 hingga 2003. Wabah SARS juga bermula di Negeri Panda.

Meskipun para ahli menyatakan bahwa virus baru ini terlihat tidak seberbahaya SARS, tapi asal muasal dan penyebarannya masih belum diketahui dengan pasti.

Menyusul peringatan dari World Health Organization (WHO) atas kemungkinan meluasnya wabah, otoritas bandara di AS dan sejumlah negara Asia seperti Jepang, Thailand, Korea Selatan, Singapura, dan Malaysia telah melakukan pemantauan ketat atas penumpang dari Wuhan.

Jepang dan Thailand telah mengonfirmasi adanya kasus terkait virus ini, seluruhnya melibatkan orang-orang yang bepergian dari Wuhan.

Sebuah laporan yang dirilis MRC Centre for Global Infectious Disease Analysis dari London Imperial College menuturkan ada potensi kasus yang terjadi lebih banyak dibandingkan yang disampaikan oleh otoritas Wuhan, berdasarkan skenario yang memperkirakan ada 1.723 kasus yang menunjukkan gejala-gejala terkait dengan virus tersebut pada 12 Januari 2020. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: Asia HealthChinaVirus PneumoniaWHOWuhan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.