• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

China Minta Kemudahan Berusaha di Indonesia

by Redaksi Asiatoday
June 24, 2023
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
China Minta Kemudahan Berusaha di Indonesia

Pertemuan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Airlangga Hartarto dengan tim National Committee of Chinese People’s Political Consultative Conference (CPPCC) atau Federasi Industri dan Perdagangan China yang dipimpin Gao Yunlong pada Rabu (21/6/2023). Dok Ekon

ASIATODAY.ID, JAKARTA – National Committee of Chinese People’s Political Consultative Conference (CPPCC) atau Federasi Industri dan Perdagangan China yang dipimpin Gao Yunlong menemui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Airlangga Hartarto pada Rabu (21/6/2023).

Pertemuan ini membahas kerja sama ekonomi kedua negara dan kondisi pemulihan ekonomi Indonesia, serta isu terkait iklim bisnis dan kemudahan berusaha.

Menko Airlangga menjelaskan bahwa pemulihan ekonomi Indonesia semakin terlihat ditandai dengan pencapaian pertumbuhan di atas 5% pada tahun 2022 dan triwulan pertama tahun 2023.

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Dalam pembahasan iklim bisnis dan kemudahan berusaha, Menko Airlangga menyampaikan beberapa fokus kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia untuk mempercepat transformasi ekonomi dan birokrasi.

“Fokus kebijakan yang pertama yaitu peningkatan aturan dan prosedur berusaha melalui Undang-Undang Cipta Kerja. Undang-Undang ini memberikan kepastian hukum dan kemudahan terkait dengan persyaratan dan proses perizinan berusaha,” ujar Menko Airlangga.

Pemerintah Indonesia juga melanjutkan program transformasi ekonomi, yaitu melalui Kebijakan Hilirisasi Sumber Daya Alam, Transisi Energi, Pengembangan Sumber Daya Manusia (Kartu Prakerja), dan Pembangunan Infrastruktur termasuk Ibu Kota Nusantara (IKN).

Lebih lanjut, Perusahaan China telah banyak berpartisipasi dalam mendorong transformasi ekonomi Indonesia. Salah satunya dalam program hilirisasi mineral terutama nikel dimana banyak perusahaan China yang berinvestasi di sektor ini.

Menko Airlangga mendorong peran lebih besar perusahaan China di sektor transformasi ekonomi lainnya, terutama dalam program transisi energi.

“Perusahaan China dapat mendorong pengembangan sektor kendaraan listrik yang saat ini populer. Selain di sektor kendaraan listrik, perusahaan China juga dapat berpartisipasi di program transisi energi lainnya, diantaranya yaitu Pengakhiran Pembangkit Listrik Tenaga Uap Secara Bertahap, Percepatan Pengembangan Energi Terbarukan Pembangkit Listrik Tenaga Surya dan Angin, serta Pemanfaatan Teknologi Efisiensi Tinggi seperti tenaga air dan hidrogen,” tutur Menko Airlangga.

China saat ini juga sedang mengembangkan kendaraan dengan bahan bakar hydrogen untuk mempercepat transisi energi dan menurunkan emisi karbon. Indonesia tertarik dengan upaya pengembangan bahan bakar hydrogen yang dilakukan oleh China dan meminta dukungan pengusaha China untuk dapat berinvestasi di Indonesia.

Melalui KEK JIIPE Gresik, Indonesia siap untuk menampung keinginan berinvestasi dari para pengusaha China. KEK JIIPE menyediakan fasilitas insentif fiskal dan non-fiskal seperti tax holiday hingga 20 tahun, kemudahan pengurusan perizinan, insentif kepabeanan, kemudahan imigrasi, serta insentif lahan.

Selain itu, pengusaha China juga berharap agar Indonesia dapat mengekspor lebih banyak produk sawitnya ke China.

Menko Airlangga menyambut baik harapan China ini, namun disisi lain Pemerintah Indonesia juga harus memenuhi standard sustainability yang telah ditetapkan.

Menko Airlangga juga menyampaikan bahwa Pemerintah Indonesia telah resmi menerapkan pemakaian Bahan Bakar Minyak (BBM) Biodiesel 35 persen (B35). Penerapan B35 menyusul keberhasilan program B30 dan merupakan langkah Pemerintah untuk mengurangi impor minyak serta menghemat devisa negara.

Dalam pertemuan ini, Ketua Komisi I DPR Republik Indonesia Meutya Viada Hafid juga menyampaikan harapan dan dukungan China untuk pengembangan transformasi digital dalam rangka mempercepat pengembangan UMKM di Indonesia.

Representatif pengusaha China yang turut hadir pun menyampaikan ketertarikannya untuk berinvestasi di Indonesia. Delegasi tersebut yakni Chairman Tianjin RockCheck Investment Holding Group, Chairman Chint Goup, Chairman Spring Airlines, Chairman Guangdong Evergreen Conglomerat Co. Ltd., dan Executive President Yili Group. (AT Network)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Kerjasama Indonesia-ChinaNational Committee of Chinese People’s Political Consultative Conference
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.