• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home CULTURE

China Wajibkan Perusahaan Gym Promosikan Budaya dan Ideologi Komunis

by Redaksi Asiatoday
May 4, 2021
in CULTURE
Reading Time: 2 mins read
A A
0
China Tolak Rencana Israel Aneksasi Tepi Barat Palestina

Negeri China. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pemerintah China menerapkan sistem perizinan baru untuk perusahaan gim domestik dan internasional yang mewajibkan Gym baru untuk memasukkan ideologi komunis dan berkontribusi dalam mempromosikan budaya China.

“Kami tidak akan bisa mendapatkan lisensi penjualan lagi tahun ini. Pemerintah China mengatakan akan menerapkan sistem baru sebagai senjata untuk melindungi industri game dalam negerinya,” kata sebuah sumber dari industri Gym Korea Selatan mengutip The Korea Times pada Selasa (4/5/2021).

Menurut laporan Badan Konten Kreatif Korea (Korea Creative Content Agency/KOCCA), Departemen Propaganda dari Komite Sentral Partai Komunis China menerapkan peraturan baru dengan memberikan lima kriteria di mana permainan akan dievaluasi dari 0 hingga 5: ideologi, makna budaya, orisinalitas, kualitas dan tingkat pengembangan.

RelatedPosts

Lunar New Year Meets Betawi Roots: Cultural Fusion Lights Up Jakarta’s Heart

New Agreement Boosts Saudi-China Academic and Cultural Dialogue

Indonesia’s Minister of Culture Condemns Nickel Mining in Raja Ampat

Sebuah permainan membutuhkan rata-rata tiga poin di semua kategori untuk sebuah lisensi dan jika menerima nol dalam kategori individu mana pun, itu akan secara otomatis dikecualikan.

Departemen Propaganda mengatakan sistem barunya bertujuan untuk memberikan pedoman khusus yang akan membantu perusahaan game mempromosikan makna budaya dan cita-cita politik dalam permainan mereka.

Namun, perusahaan lokal berpendapat bahwa Beijing menggunakan permainan untuk memperkuat argumennya bahwa beberapa ikon budaya Korea – hanbok dan kimchi – berasal dari China.

Baru-baru ini, sebuah permainan China menampilkan bintang pop Korea IU mengenakan kostum tradisional dari Dinasti Qing, yang terlihat hampir identik dengan hanbok, pakaian tradisional Korea.

November lalu, game China lainnya “Shining Nikki” juga meluncurkan item hanbok untuk karakter game-nya untuk merayakan peluncuran layanannya di Korea, membuat pengguna China menduga bahwa hanbok berasal dari budaya mereka sendiri. Paper Games, operator “Shining Nikki,” mengumumkan mereka menutup server Korea bulan berikutnya karena adanya kontroversi.

“Kontroversi seperti itu membuat pemerintah China mengambil tindakan. Peraturan baru ini berarti tidak akan mengimpor game apa pun yang menentang Sinosentrisme. Kami mengharapkan sesuatu dari China tetapi ini konyol. Seolah-olah kami harus membuat permainan untuk China,” kata seorang sumber industri.

Selama empat tahun terakhir, pemerintah China sangat ketat dalam menyetujui lisensi penjualan untuk game Korea. Persetujuan pemerintah Korea atas penyebaran sistem antimisil THAAD Amerika di Seoul pada tahun 2017 memicu balas dendam ekonomi oleh Beijing. Hanya satu game Korea “Summoners War: Sky Arena” oleh Com2us yang telah dilisensikan untuk dirilis di China sejak saat itu. (ATN)

Tags: ChinaKomunismePartai Komunis China
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.