• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

China Warning Uni Eropa tidak ‘Main Api’ dengan Taiwan

by Redaksi Asiatoday
November 6, 2021
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
China Warning Uni Eropa tidak ‘Main Api’ dengan Taiwan

Presiden Tsai Ing-wen menerima kunjungan delegasi Komite Khusus untuk Interferensi Asing dalam Proses Demokratis di Uni Eropa Termasuk Disinformasi (INGE) dari Parlemen Eropa di Istana Kepresidenan pada tanggal 4 November 2021. Foto : Kantor Istana Kepresidenan

ASIATODAY.ID, BEIJING – Hubungan dekat Uni Eropa (UE) dan Taiwan memicu reaksi keras China.

Kementerian Luar Negeri China mengingatkan Uni Eropa untuk tidak terlalu bersahabat dengan Taiwan. Pernyataan itu dikeluarkan saat anggota parlemen UE mengunjungi pulau di Asia Timur itu.

“China mendesak pihak Eropa untuk memperbaiki kesalahannya dan tidak mengirim sinyal yang salah kepada pasukan separatis kemerdekaan Taiwan, untuk menghindari dampak serius pada hubungan China-Uni Eropa,” kata Kementerian Luar Negeri China sebagaimana dilaporkan Newsweek, Jumat (5/11/2021).

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin juga mengatakan bahwa fakta Taiwan adalah bagian dari China tidak dapat diubah.

Sebelumnya 13 anggota Parlemen Eropa melakukan kunjungan resmi pertama ke Taiwan. Meskipun Taiwan tidak memiliki hubungan diplomatik resmi dengan negara-negara Eropa selain Kota Vatikan, pulau itu telah berusaha untuk memperdalam hubungannya dengan UE.

Tiga belas anggota parlemen dari komite Parlemen tentang campur tangan asing dalam proses demokrasi bertemu dengan Presiden Taiwan Tsai Ing-wen pada hari kedua dari kunjungan mereka selama tiga hari.

“Kami datang ke sini dengan pesan yang sangat sederhana, sangat jelas. Anda tidak sendirian,” kata Raphael Glucksmann, ketua komite Prancis.

“Eropa berdiri bersama Anda, dengan Anda, dalam membela kebebasan dan membela supremasi hukum dan martabat manusia,” imbuhnya.

“Sudah saatnya bagi Uni Eropa untuk meningkatkan kerja samanya dengan Taiwan,” ujarnya.

Tsai, dalam sambutan singkatnya, menyebut kunjungan itu sangat penting dan mengatakan Taiwan bersedia berbagi pengalamannya dalam memerangi disinformasi dan ia ingin membangun aliansi demokratis melawan disinformasi.

Bulan lalu, Parlemen Eropa mengeluarkan resolusi yang menyerukan badan tersebut untuk mengintensifkan hubungan politik UE-Taiwan. Resolusi yang tidak mengikat itu juga menyerukan perubahan nama kantor perwakilan di Taiwan menjadi Kantor Uni Eropa di Taiwan, dan untuk membuat perjanjian investasi bilateral dengan pulau itu.

Kunjungan itu dilakukan di tengah meningkatnya dukungan di antara negara-negara Barat untuk pulau yang diperintah secara demokratis, yang diklaim China sebagai bagian dari wilayahnya untuk dianeksasi secara paksa jika perlu, dan meningkatnya persepsi negatif terhadap Beijing.

China telah semakin banyak mengirim jet tempur ke Taiwan dalam kampanye pelecehan militer yang berkepanjangan setidaknya sejak tahun lalu, ketika Taiwan mulai merilis data secara terbuka. (ATN)

Tags: ChinaIndo PasifikTaiwanUni Eropa
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.