• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

CIA: Tekad Putin untuk Taklukkan Ukraina Sulit Digoyahkan

by Redaksi Asiatoday
May 8, 2022
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
CIA: Tekad Putin untuk Taklukkan Ukraina Sulit Digoyahkan

Direktur CIA William Burns. Dok

ASIATODAY.ID, WASHINGTON – Direktur CIA William Burns mengungkapkan bahwa tekad Presiden Rusia Vladimir Putin untuk menaklukkan Ukraina, sangat sulit untuk dicegah.

Pasalnya, Putin meyakini bahwa Rusia tidak boleh kalah di Ukraina dan siap “menggandakan” perang.

Meskipun demikian, Rusia belum menunjukkan tanda-tanda rencana untuk menggunakan senjata nuklir taktis.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

“Terlepas dari kegagalan pasukan Rusia untuk merebut Kyiv dan perjuangan mereka untuk maju di sepanjang garis depan utama perang di wilayah Donbas tenggara, pemimpin Rusia itu tidak mengubah pandangannya bahwa pasukannya dapat mengalahkan Ukraina,” kata William Burns seperti dilaporkan AFP, Sabtu (7/5/2022).

Pada konferensi Financial Times, kepala mata-mata AS itu mengatakan keyakinan Putin pada kemampuan militer Rusia untuk melemahkan perlawanan Ukraina mungkin belum tergoyahkan meskipun kekalahan penting di medan perang.

“Saya pikir dia dalam kerangka berpikir di mana dia tidak percaya dia bisa untuk kalah,” katanya.

Burns mengatakan Putin telah merencanakan aksi di Ukraina selama bertahun-tahun – pernah menjadi bagian dari Uni Soviet – dalam “kombinasi yang sangat mudah terbakar dari keluhan dan ambisi dan rasa tidak aman.”

“Putin tidak terhalang oleh perlawanan dalam perang karena dia mempertaruhkan begitu banyak pilihan yang dia buat untuk meluncurkan invasi ini. Saya pikir dia yakin sekarang bahwa menggandakan masih akan memungkinkan dia untuk membuat kemajuan,” kata Burns.

Burns yang merupakan mantan duta besar AS untuk Rusia yang telah menghabiskan banyak waktu mempelajari pemimpin Rusia itu, mengatakan bahwa dia dan badan-badan intelijen Barat lainnya tidak melihat tanda-tanda bahwa Moskwa siap untuk mengerahkan senjata nuklir taktis untuk meraih kemenangan di Ukraina atau untuk menargetkan para pendukung Kyiv.

Rusia menempatkan pasukan nuklirnya dalam siaga tinggi tak lama setelah meluncurkan invasi pada 24 Februari.

Sejak itu, Putin telah membuat ancaman terselubung yang mengisyaratkan kesediaan untuk menyebarkan senjata nuklir taktis Rusia jika Barat secara langsung campur tangan dalam konflik Ukraina.

“Kami tidak melihat, sebagai komunitas intelijen, bukti praktis pada titik ini dari perencanaan Rusia untuk penyebaran atau bahkan potensi penggunaan senjata nuklir taktis. Mengingat jenis goncangan pedang yang kami dengar dari para pemimpin Rusia, kami tidak bisa menganggap enteng kemungkinan itu,” katanya.

“Jadi kami tetap sangat fokus sebagai badan intelijen pada kemungkinan-kemungkinan itu pada saat taruhannya sangat tinggi bagi Rusia,” katanya.

Burns tidak memberikan penilaian apa pun tentang situasi medan perang saat ini atau memprediksi bagaimana perang akan berakhir.

Namun Burns mengatakan bahwa China, yang sekarang dilihat Washington sebagai musuh utamanya, sedang mempelajari dengan cermat pelajaran dari perang dan apa artinya bagi keinginan Beijing untuk menguasai Taiwan.

Burns mengatakan dia tidak percaya bahwa Presiden China, Xi Jinping telah mengubah tujuannya untuk akhirnya menyatukan Taiwan dengan China, dengan kekerasan jika perlu. (ATN)

Tags: CIARusiaVladimir Putin
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.