• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, June 17, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

CMR: Konsumen Indonesia Mencari Pengalaman Audio-Visual yang Imersif

by Redaksi Asiatoday
July 29, 2021
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia di Bawah Nepal dan Namibia dalam Kecepatan Internet Seluler

Jaringan internet di Indonesia. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Berdasarkan studi baru dari CyberMedia Research (CMR), firma riset dan penasihat

pasar teknologi terkemuka, bahwa konsumen Indonesia kini memprioritaskan kualitas audio sebagai
pendorong utama dalam pembelian smartphones lebih unggul dari kualitas kamera, dan tepat setelah daya
tahan baterai.

Studi ini menemukan bahwa konsumen Indonesia yang lebih menyukai ‘audio quality’, kemungkinan didorong oleh waktu yang dihabiskan berjam-jam selama di rumah saja. Di semua parameter, satu dari setiap lima pengguna menyatakan kualitas audio sebagai faktor terpenting saat memilih smartphone mereka.

RelatedPosts

Indonesia–Germany Set to Accelerate Economic and Industrial Alliance

Danantara Raises US$1.5 Billion as Global Investors Flock to Indonesia Bond Offering

SMK and Moellhausen Encourage Local Indonesian Brands Expand into Global Markets

‘The Quest For Immersive AudioVisual Experiences’ adalah studi komprehensif oleh CMR yang mensurvei 1500
konsumen Indonesia, di seluruh kelompok usia 18-45 tahun, dan memberi gambaran perilaku konsumen
Indonesia, prioritas yang diberikan pada kualitas suara, dan prioritas konsumen kedepannya.

“Pada tahun yang belum pernah terjadi sebelumnya, konsumen Indonesia menikmati beragam hiburan audio
dan video, dalam bahasa internasional maupun lokal. Temuan studi yang menarik ini memberi kami dasar
untuk lebih memahami aspirasi konsumen yang terus berkembang. Di seluruh kasus penggunaan, mulai dari
konsumsi konten hingga konten buatan pengguna dan game seluler, konsumen terus mencari, dan bersedia berinvestasi dalam pengalaman audio-visual yang ditingkatkan dan imersif,” kata Prabhu Ram, Head-Industry Intelligence Group, CMR, Kamis (29/7/2021).

Berdasarkan pola konsumsi audio, konsumen Indonesia dapat disegmentasikan menjadi tiga kelompok besar, yaitu:

– Digital Natives yang menghabiskan >20 jam setiap minggu (28%)

– Digital Dependents yang menghabiskan 10-20 jam setiap minggu (43%)

– Digital Laggards yang menghabiskan < 10 jam seminggu (29%)

Pandemi memberikan dorongan ke platform streaming konten, melintasi genre, termasuk konten episodik dan
video konten buatan pengguna di media sosial. Selama beberapa tahun terakhir, munculnya smartphone yang
terjangkau dan bernilai uang yang telah memicu konsumsi konten pada saat bepergian maupun di rumah.

Berikut adalah beberapa temuan studi yang paling menarik:

– Pentingya kualitas audio. Orang Indonesia menganggap kualitas audio sebagai salah satu faktor
terpenting dalam menentukan pembelian smartphone berikutnya dengan skor 68 dari 100, diikuti
oleh Kamera di 65. Daya tahan baterai yang merupakan faktor terpenting dengan skor 71. Pengguna smartphone yang mengkonsumsi audio sebagian besar melalui: (1) menonton video – film, konten OTT, atau konten buatan pengguna di jejaring sosial (86%), (2) mendengarkan musik di platform OTT audio populer (84%). (3) Hollywood merupakan konten yang paling disukai disusul dengan konten Korea. Tiga dari setiap lima pengguna (58%) lebih menyukai konten Hollywood dalam audio/video di smartphone dan
setengah dari pengguna (52%) lebih menyukai konten Korea.

– Orang Indonesia lebih terbiasa dengan masalah audio. Dua dari setiap tujuh pengguna menghadapi beberapa masalah dalam audio smartphone secara teratur. Masalah yang dihadapi antara lain ; (1) Audio terlalu lemah (14%) (2) Audio terlalu keras (10%) (3) Dialog tidak jelas (8%) (4) Audio terdistorsi (7%) Konsumen Indonesia percaya bahwa Dolby Atmos adalah kunci untuk pengalaman audiovisual yang lebih baik. (5) 87% pengguna setuju bahwa Dolby Atmos akan meningkatkan pengalaman mendengarkan secara keseluruhan. (6) 77% pengguna setuju bahwa pengalaman bermain game mereka dapat ditingkatkan dengan
Dolby Atmos. (7) 62% pengguna setuju bahwa Dolby Atmos akan mengarahkan mereka untuk memutuskan
berlangganan musik / video.

Sebagai referensi, CMR menawarkan intelijen industri, konsultasi strategis dan layanan konsultasi tidak terbatas pada pelacakan pasar, ukuran pasar, kepuasan pemangku kepentingan, analisis dan studi penilaian peluang. Layanan konsultasinya mencakup konsultasi inkubasi, layanan go-to-market, pemetaan pasar, dan layanan penilaian skenario.

Sebagai bagian dari CyberMedia, yang merupakan grup media dan layanan media khusus terbesar di Asia Selatan, CyberMedia Research (CMR) telah menjadi yang terdepan dalam riset pasar, layanan konsultasi dan advisory sejak 1986. (AT Network)

Tags: Asia DigitalCyberMedia Research
No Result
View All Result

Terbaru

  • Asia Drives Global Aquatic Production to Record High, Powered by Aquaculture Expansion
  • Indonesia–Germany Set to Accelerate Economic and Industrial Alliance
  • Indonesia and Germany Deepen Strategic Partnership Amid Global Uncertainty
  • Danantara Raises US$1.5 Billion as Global Investors Flock to Indonesia Bond Offering
  • SMK and Moellhausen Encourage Local Indonesian Brands Expand into Global Markets
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.