• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Defisit Fiskal Melebar, Utang Indonesia Diproyeksi akan Membengkak

by Redaksi Asiatoday
June 4, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Tumbuh 11,9 Persen, Utang Luar Negeri Indonesia Capai Rp5.608 Triliun

Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia. Ilustrasi

ASIATODAY.ID, JAKARTA – World Bank memproyeksikan, dampak pandemi coronavirus (Covid-19) akan memicu kenaikan utang Indonesia di level 37 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) pada 2020.

Proyeksi ini meningkat dari tingkat utang Indonesia saat ini sebesar Rp5.172,48 triliun atau 31,78 persen dari PDB pada April 2020.

Ekonom Senior Bidang Makroekonomi, Perdagangan, dan Investasi Bank Dunia Ralph van Doorn mengatakan peningkatan terjadi akibat pelebaran defisit anggaran fiskal pemerintah. Hal ini terjadi lantaran besarnya kebutuhan dana untuk penanganan dampak pandemi covid-19 di Indonesia.

RelatedPosts

Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

“Didorong oleh defisit anggaran yang lebih tinggi, pertumbuhan yang lebih lambat,” terang Ralph dalam keterangan virtual yang dimonitotor, Kamis (4/6/2020).

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah memberi restu pelebaran defisit APBN dari kisaran 3 persen menjadi 5,07 persen pada tahun ini.

Hal ini karena Indonesia butuh dana mencapai Rp405,1 triliun untuk penanganan dampak pandemi corona dan anggaran tambahan untuk pemulihan ekonomi nasional setelah krisis ekonomi akibat corona.

Selain karena defisit anggaran fiskal, Bank Dunia melihat tingkat utang Indonesia juga akan naik akibat lemahnya pertumbuhan ekonomi di tengah pandemi corona.

World Bank memperkirakan ekonomi nasional yang semula bisa tumbuh 5,2 persen akan terjun menjadi nol persen dan skenario terburuk mencapai minus 3,5 persen.

Di sisi lain, tekanan pada tingkat utang Indonesia juga datang dari tingginya tingkat imbal hasil (yield) atas surat utang yang dilepas oleh pemerintah untuk memenuhi kebutuhan dana di tengah pandemi corona.

Hal ini terjadi karena sisi penerimaan negara ikut lesu di tengah kendurnya aktivitas ekonomi masyarakat dan industri.

“Juga rasio bunga terhadap pendapatan yang terkena bunga utang yang lebih tinggi dan pendapatan yang lebih rendah,” terangnya.

Kendati tingkat utang meningkat, namun World Bank mengingatkan pemerintah agar tetap menjaga kepercayaan pasar melalui pengelolaan fiskal yang baik. Caranya, dengan mengambil kebijakan ke depan untuk pemulihan pelebaran defisit anggaran dan menutup pembiayaan yang terlanjur diambil dari Bank Indonesia (BI). (ATN)

Tags: Bank IndonesiaUtangUtang IndonesiaUtang Luar NegeriWorld Bank
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.