• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Dewan Keamanan PBB akan Gelar Sidang Terbuka Sikapi Aneksasi Palestina

by Redaksi Asiatoday
June 21, 2020
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Dewan Keamanan PBB akan Gelar Sidang Terbuka Sikapi Aneksasi Palestina

Ruang sidang Dewan Keamanan PBB. Ist

ASIATODAY.ID, TEL AVIV – Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) akan mengadakan sidang terbuka tentang aneksasi Israel terhadap wilayah Tepi Barat Palestina.

Pertemuan terbuka yang akan mengundang pihak Israel dan Palestina untuk membahas konsekuensi kemungkinan aneksasi tersebut.

The Jerusalem Post melaporkan, awalnya sidang itu akan digelar tertutup tetapi sekarang akan terbuka untuk publik. Melalui pertemuan tersebut, Israel dan Otoritas Palestina akan memiliki kesempatan untuk mempresentasikan posisi mereka tentang kedaulatan masing-masing dalam diskusi nanti.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Pertemuan akan berlangsung sepekan sebelum 1 Juli, tanggal dimana Israel berencana mulai langkah aneksasi. Duta besar Israel untuk PBB Danny Danon menuturkan pihaknya akan berdialog yang berkelanjutan dengan masyarakat internasional.

“Tetapi sangat penting untuk dicatat bahwa keputusan apa pun tentang masalah itu akan diambil oleh pemerintah Israel, dan bukan oleh orang lain,” kata Duta Besar Israel untuk PBB Danny Danon, Minggu (21/6/2020).

Danon mengatakan, kritik internasional harus fokus pada penolakan Palestina untuk datang ke meja perundingan dan bernegosiasi dengan Israel. Selama diskusi nanti, Danon diharapkan untuk membahas sejarah permukiman Yahudi di Yudea dan Samaria.

“Sama seperti negara lain mana pun yang tidak dapat menganeksasi tanahnya sendiri, Israel tidak dapat menganeksasi tanah yang sudah menjadi miliknya,” kata Danon.

Duta Besar Israel akan menolak sikap oposisi yang datang dari negara-negara Arab dan Eropa. Selain itu, dia akan berpendapat bahwa Palestina telah lama menolak untuk merundingkan berbagai proposal. (ATN)

Tags: DK PBBIsraelPalestinaPBBUnited NationsYerusalem
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.