• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Dexamethasone Terbukti Obati Pasien Covid-19, WHO Apresiasi Ilmuwan Oxford

by Redaksi Asiatoday
June 17, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Pusat Pandemi Corona Kini Bergeser ke Eropa  

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus didampingi Kepala Teknis Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk Covid-19, Maria Van Kerkhove. Ist

ASIATODAY.ID, JENEWA – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyambut baik uji klinis yang menunjukkan bahwa obat bernama dexamethasone efektif mengobati pasien virus corona (covid-19) yang berada dalam kondisi kritis. Uji klinis tersebut dilakukan tim ilmuwan di University of Oxford.

“Ini adalah pengobatan pertama yang terbukti mampu mengurangi angka rata-rata kematian pasien covid-19 yang membutuhkan oksigen atau bantuan ventilator,” ujar Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus, melansir Sputnik, Rabu (17/6/2020).

“Saya mengucapkan selamat kepada Pemerintah Inggris, University of Oxford, dan banyak rumah sakit serta pasien di Inggris yang berkontribusi dalam terobosan ini,” sambungnya.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Menurut hasil uji klinis di Ofxord, dexamethasone dapat mengurangi 35 persen angka rata-rata kematian di kalangan pasien covid-19 yang dipasangi ventilator. Sementara untuk pasien kritis covid-19 yang membutuhkan oksigen namun tidak langsung mendapat ventilator, angkanya terpangkas hingga 20 persen.

Pemerintah Inggris telah meloloskan penggunaan dexamethasone dalam penanganan covid-19. London mengatakan ini adalah obat pertama yang terbukti dalam menyembuhkan pasien kritis covid-19.

WHO mengatakan tim ilmuwan Oxford telah berbagi hasil awal uji klinis dexamethasone. “Kami berharap bisa menerima analisis data (uji klinis dexamethasone) secara penuh dalam beberapa hari ke depan,” kata Tedros.

Peter Horby, ilmuwan yang memimpin jalannya uji klinix dexamethasone, mengatakan dalam konferensi pers di Downing Street bahwa, “apa yang kami saksikan benar-benar luar biasa.”

Berdiri di sampingnya, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson memuji jalannya uji klinis. Ia menyebutnya sebagai “terobosan terbesar sejauh ini” dalam pengobatan pasien covid-19.

“Saya bangga kepada para ilmuwan Inggris ini, yang telah bekerja keras lewat dukungan pendanaan dari pemerintah,” ungkap PM Johnson.

“Kami telah mengambil sejumlah langkah untuk memastikan ada cukup pasokan (dexamethasone), bahkan jika terjadi puncak kedua (penyebaran covid-19),” sambungnya.

Dexamethasone adalah obat steroid umum yang telah digunakan selama 60 tahun untuk mengurangi peradangan dalam berbagai penyakit, termasuk arthritis dan asma. Harga dexamethasone relatif terjangkau, berkisar hanya USD1 (setara Rp14 ribu) di banyak negara di dunia.

Oxford menguji coba dexamethasone sebagai bagian dari upaya kolektif global dalam mencari obat atau vaksin terbaik dalam menangani pasien covid-19. (ATN)

Tags: DexamethasoneObat CoronaObat Covid-19Oxford UniversityVaksin CoronaVaksin Covid-19WHO
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.