• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Dicengkram Covid-19, Ekonomi Indonesia Terpuruk

by Redaksi Asiatoday
June 17, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Rp3.903 Triliun Dana Warga Indonesia Mengendap di Luar Negeri

Kantor Kementerian Keuangan RI. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pandemi coronavirus (Covid-19) yang mencengkram Indonesia membuat ekonomi terpuruk.

Ekonomi Indonesia dinilai menuju skenario sangat berat dan diprediksi minus 0,4 persen.

Menurut Kepala BKF Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu, pelemahan ekonomi Indonesia sudah terlihat pada kuartal I-2020 yang hanya mencapai 2,97 persen. Artinya perekonomian sudah mengalami kontraksi cukup dalam imbas pandemi covid-19.

RelatedPosts

New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

Indonesia Deepens Legal Alliance With Russia, Approves Extradition of Russian Citizen

“Hal ini mengindikasikan tekanan lebih berat akan dialami sepanjang 2020, artinya kita belum selesai. Pertumbuhan ekonomi terancam bergerak dari skenario berat yang tadi 2,3 persen menuju skenario sangat berat minus 0,4 persen,” jelasnya melalui siaran virtual di Jakarta, Rabu (17/6/2020).

Pemerintah akan berupaya melakukan penanganan covid-19 secara efektif agar pemulihan ekonomi secara bertahap bisa dicapai. Pemerintah juga mengambil langkah luar biasa (extraordinary) agar terhindar dari kondisi ekonomi di skenario sangat berat.

“Untuk itu langkah kebijakan penanganan covid-19 dan dampak sosial ekonomi harus diperkuat dan dilaksanakan efektif agar pemburukan lebih lanjut dapat diminimalkan,” terangnya.

Saat ini prioritas utama pemerintah yakni melakukan refocusing dan realokasi anggaran untuk menangani bidang kesehatan, jaring pengaman sosial, dan insentif bagi dunia usaha. Ketiganya menjadi syarat agar ekonomi bisa kembali pulih.

“Pemulihan sosial ekonomi membutuhkan respon kebijakan yang cepat, dengan biaya yang besar dan dipastikan membutuhkan waktu yang panjang,” tandasnya.

Sebelumnya Menteri Keuangan Sri Mulyani memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan semakin mengalami kontraksi imbas pandemi covid-19. Bahkan pertumbuhan ekonomi diprediksi akan minus 3,1 persen pada kuartal II-2020.

Menurutnya, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diberlakukan sangat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi pada kuartal II tahun ini. Apalagi kebijakan PSBB diberlakukan di sejumlah daerah yang memiliki kontribusi ekonomi cukup besar.

“Seperti DKI Jakarta, Jabodetabek atau Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat dengan pembatasan sosial yang cukup restricted, ini akan mempengaruhi kinerja ekonomi di kuartal II yang kita perkirakan ada di negatif territory yaitu minus 3,1 persen,” jelas Sri. (ATN)

Tags: COVID-19EkonomiKemenkeuKrisis EkonomiPertumbuhan EkonomiResesi Ekonomi
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.