• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, July 17, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Diterjang Topan Hagibis, Jepang Porak-poranda, Korban Tewas Capai 26 Jiwa

by Redaksi Asiatoday
October 13, 2019
in News
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Diterjang Topan Hagibis, Jepang Porak-poranda, Korban Tewas Capai 26 Jiwa

ASIATODAY.ID, TOKYO – Jumlah korban tewas akibat terjangan Topan Hagibis di Jepang telah mencapai setidaknya 26 orang, berdasarkan laporan pada Minggu (13/10/2019).

Sementara pemerintah telah menurunkan lebih dari 100.000 personel tim penyelamat, termasuk 31.000 tentara, yang bekerja hingga malam hari guna menemukan para korban lain yang kemungkinan masih terperangkap di bawah tanah longsor.

Diterjang Topan Hagibis, Jepang Porak-poranda, Korban Tewas Capai 26 Jiwa 1

Topan Hagibis menerjang pulau utama Jepang, Honshu, pada Sabtu (12/10/2019), sekitar pukul 19.00 waktu setempat dan telah mulai meninggalkan daratan Jepang pada Minggu (13/10/2019) pagi.

RelatedPosts

Bangladesh Economy Faces Sharp Slowdown

30 Countries Unite to Create WAICO, Aiming to Redefine Global AI Governance

Wempi Saputra Appointed ADB Vice-President

Topan ini disebut sebagai yang terkuat dalam beberapa tahun terakhir, dengan membawa angin berkecepatan 216 kilometer per jam. Topan itu meninggalkan jejak kehancuran di setiap daerah yang dilaluinya.

Pemerintah menyebut jumlah korban tewas sebanyak 14 orang, dengan 11 lainnya masih hilang.

Namun media setempat melaporkan sedikitnya 26 orang kehilangan nyawa, sementara 15 orang masih belum diketahui nasibnya.

Diterjang Topan Hagibis, Jepang Porak-poranda, Korban Tewas Capai 26 Jiwa 2

Banjir besar dilaporkan terjadi di Nagano, Jepang tengah, setelah sebuah tanggul jebol dan mengirim air dari sungai Chikuma ke lingkungan perumahan dan membanjiri rumah-rumah warga hingga ke lantai dua.

Militer Jepang mengerahkan helikopter untuk menyelamatkan orang-orang yang terjebak banjir dan bertahan di balkon tempat tinggal mereka.

Di kota Iwaki, Fukushima, upaya penyelamatan berakhir tragis setelah seorang wanita yang sedang diangkut ke tempat aman, terjatuh dan meninggal.

Sementara di Kawagoe, barat laut Tokyo, petugas melakukan operasi penyelamatan selama berjam-jam untuk mengevakuasi ratusan orang dari sebuah rumah pensiunan yang terendam banjir hingga lantai paling atas.

Banyak korban tewas akibat dari tanah longsor dan banjir yang terjadi dalam semalam, dengan jasad para korban baru dapat ditemukan pada keesokan harinya setelah matahari terbit.

Diterjang Topan Hagibis, Jepang Porak-poranda, Korban Tewas Capai 26 Jiwa 3

“Pemerintah akan melakukan yang terbaik,” kata Perdana Menteri Shinzo Abe, tentang upaya penyelamatan yang akan terus dilakukan hingga malam hari.

“Tolong lakukan semua yang terbaik,” tambahnya dalam pertemuan manajemen bencana, dikutip AFP, Minggu (13/10/2019).

Lebih dari 110.000 rumah masih tanpa aliran listrik pada Minggu malam, sehari setelah terjangan badai, sementara lainnya tanpa aliran air bersih, yang juga terputus.

Saat puncak badai, lebih dari tujuh juta orang ditempatkan di bawah perintah evakuasi tak wajib dan puluhan ribu di antaranya memilih mengikuti perintah dan menuju ke tempat berlindung milik pemerintah.

Diterjang Topan Hagibis, Jepang Porak-poranda, Korban Tewas Capai 26 Jiwa 4

Badan Meteorologi Jepang mengeluarkan peringatan bencana hujan tingkat tertinggi dan mengatakan perkiraan terjadinya hujan yang “belum pernah terjadi sebelumnya”.

Terjangan badai berdampak pada rencana perjalanan selama musim liburan panjang akhir pekan di Jepang, dengan penerbangan terhenti dan kereta lokal maupun peluru di Tokyo ditangguhkan sepenuhnya atau sebagian.

Tetapi Minggu pagi, layanan kereta api telah berfungsi dan operasi perlahan dimulai kembali di dua bandara yang melayani ibu kota, meskipun banyak penerbangan tetap dibatalkan. (AT)

,’;\;\’\’
Tags: Bencana AsiaClimate ChangeJepangTopan Hagibis
No Result
View All Result

Terbaru

  • Battery Race Redefines Global Economic Power
  • Indonesia–Azerbaijan Forge Industrial Bridge Linking Asia and Eurasia
  • Bangladesh Economy Faces Sharp Slowdown
  • Kana Cooperative Wins Two National Awards for Economic and Social Impact
  • Indonesia’s Bauxite Breakthrough Signals New Era of Downstream Investment
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.