• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, July 15, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Donald Trump akan Relokasi Sejumlah Industri Amerika dari China ke Indonesia

by Redaksi Asiatoday
May 11, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Donald Trump akan Relokasi Sejumlah Industri Amerika dari China ke Indonesia

Kemesraan Donald Trump dan Jokowi. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berencana merelokasi sejumlah pabrik Amerika dari China ke Indonesia menyusul hubungan antara kedua negara itu yang tidak akur.

Donald Trump mengungkapkan rencananya itu saat berbicara langsung dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu lalu melalui sambungan telepon.

“Presiden Jokowi sudah berbicara dengan Presiden Trump tentang relokasi industrinya. Sekarang Presiden Trump memilih bekerja sama dengan Indonesia, karena Amerika tidak akur dengan China,” terang Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat berdialog di stasiun RRI, Minggu (10/5/2020).

RelatedPosts

Freeport’s Grasberg Recovery: 21 Tonnes of Gold Target in 2026

Japan’s Takeda Places US$30 Million Bet on Indonesia’s Biopharma Ambition

ASEAN’s Chip Race: Indonesia and Malaysia Forge New Semiconductor Alliance

Menurut Luhut, dirinya pun telah diperintahkan oleh Presiden Jokowi untuk menjalin komunikasi dengan pembantu Presiden Trump, untuk membahas tindak lanjut rencana tersebut termasuk kesiapan lahan.

“Kita akan siapkan lahan seluas 4.000 hektare untuk menampung relokasi pabrik AS dari China,” jelasnya.

Luhut menyampaikan, lokasi indutri tersebut berada di Jawa Tengah. Nantinya, kawasan itu akan ditetapkan sebagai kawasan zona ekonomi eksklusif khusus untuk industri farmasi.

“Saat ini sedang kita persiapkan dan saya sudah bicara dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo,” ujarnya.

Luhut mengungkapkan, industri farmasi dan alat medis menjadi konsen pemerintah, karena setelah kejadian wabah corona ini terlihat bahwa ketergantungan alat medis dari luar negeri sangat tinggi. Bahkan, sekitar 90 persen lebih didapatkan dari impor.

“Industri kesehatan kita reformasi lebih bagus. Kita sadar farmasi itu 90 persen impor. Ini menjadi konsen presiden juga. Kita ingin agar dibuat dalam negeri,” kata Luhut.

Sebelumnya, pada Jumat (24/4/2020), Presiden Donald Trump menelepon Presiden Jokowi. Hal tersebut diungkapan Trump lewat akun Twitter. Trump mencuit lewat akun @realDonaldTrump.

Trump menyebutkan bahwa dirinya membahas kerja sama soal ventilator, dan pihaknya akan membantu pengadaan ventilator untuk Indonesia.

“Baru saja berbicara dengan teman saya. Presiden Indonesia Joko Widodo. Menanyakan ventilator yang akan kami persiapkan. Kerja sama yang bagus antara kita,” tulis Trump dalam akunnya @realDonaldTrump. (ATN)

Tags: Amerika SerikatChinaDonald TrumpKemenkomaritimKerjasama Indonesia AmerikaKerjasama Indonesia-China
No Result
View All Result

Terbaru

  • California Seeks Strategic Partnership with Indonesia
  • Indonesia’s Geothermal Future Put to the Test in NTT
  • FBI Joins Indonesia Corruption Probe as Gold and Millions in Cash Raise Global Scrutiny
  • Energy and Food Price Shocks Put Asia-Pacific on Alert
  • Global Waste-to-Energy Giants Enter Indonesia’s Green Infrastructure Race
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.