• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Tuesday, July 14, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Dongkrak Ekonomi, Indonesia Permudah Izin Ekspor

by Redaksi Asiatoday
July 1, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Dorong Anggota APEC Berperan Aktif Tangani Dampak Covid-19

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perdagangan menempuh langkah strategis untuk mendongkrak ekonomi dalam negeri.

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengatakan, pemerintah secara konsisten akan mendukung pelaku usaha dalam meningkatkan ekspor produk Indonesia.

Sejumlah strategi yang ditempuh diantaranya dengan mempermudah dan mempercepat pelayanan penerbitan surat keterangan asal (SKA) barang ekspor melalui penerapan affixed signature dan stamp. Selain itu kemudahan lain adalah menerapkan otentikasi otomatis dalam proses perizinan ekspor bagi eksportir yang memiliki reputasi.

RelatedPosts

Freeport’s Grasberg Recovery: 21 Tonnes of Gold Target in 2026

Japan’s Takeda Places US$30 Million Bet on Indonesia’s Biopharma Ambition

ASEAN’s Chip Race: Indonesia and Malaysia Forge New Semiconductor Alliance

“Pemerintah juga meningkatkan kecepatan layanan ekspor-impor dan pengawasan melalui National Logistic Ecosystem (NLE),” jelas Mendag Agus melalui keterangan tertulisnya, Selasa (30/6/2020).

Strategi lain, Kementerian Perdagangan juga melakukan peningkatan fasilitasi dan pelayanan informasi ekspor, promosi ekspor dan penjajakan kesepakatan bisnis (business matching) secara virtual melalui perwakilan perdagangan.

Upaya lain yang dilakukan adalah melakukan peningkatan pelatihan calon eksportir secara virtual serta mengusulkan insentif berupa asuransi, kredit ekspor, dan pembiayaan lainnya melalui lembaga pembiayaan ekspor bagi eksportir terdampak Covid-19.

Menurut Agus, secara umum pandemi Covid-19 telah berdampak pada sektor perdagangan di seluruh dunia. Namun beberapa sektor produk ekspor seperti pertanian, kesehatan, dan mamin olahan masih memiliki peluang yang besar untuk terus tumbuh.

Saat ini kesadaran konsumen akan produk mamin yang higienis dan baik bagi imun tubuh terus meningkat.

“Untuk itu, diperlukan strategi khusus dalam memasarkan produk yang inovatif dan berkualitas, bermutu, serta memiliki produktivitas yang efisien dalam rantai nilai produksi. Hal ini akhirnya dapat menghasilkan produk yang kompetitif di pasar internasional,” kata Mendag.

Di sisi lain, Mendag Agus optimistis ekspor produk makanan dan minuman (mamin) dapat bertahan dan berkembang di tengah kondisi pandemi Covid-19.

Optimisme ini salah satunya ditunjukkan oleh keberhasilan Mayora Group yang terus meningkatkan capaian ekspornya. Hal ini disampaikan Mendag saat melepas kontainer ekspor ke-4.000 Mayora Group periode Juni 2020 dengan total nilai Rp1,07 triliun.

Pelepasan kontainer ekspor ini berlangsung pada Selasa (30/6/2020), di lokasi pabrik Mayora Group, Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten.

“Dengan pelepasan kontainer ke-4.000 Mayora Group periode Juni 2020 dengan nilai Rp 1,07 triliun, diharapkan produk mamin Indonesia semakin eksis dan dikenal, tidak hanya di kancah domestik namun juga di seluruh dunia dan dapat diikuti pelaku usaha lainnya di Indonesia,” ujar Mendag.

Dengan pelepasan kontainer ekspor ke-4.000 periode Juni 2020 ini, maka sepanjang Januari-Juni 2020, Mayora Group telah mengekspor sebanyak 17.000 kontainer.

Selain itu, Mendag juga menyampaikan rasa bangganya karena beberapa produk Mayora, seperti Torabika dan Kopiko telah meraih merajai di beberapa negara. Salah satunya permen Kopiko merupakan produk permen kopi nomor satu di Filipina, Vietnam, Malaysia, India, kawasan Afrika dan Timur Tengah, hingga Amerika Serikat.

Produk kopi kemasan dari Mayora juga menjadi pemimpin pasar di Filipina dengan menguasai pangsa pasar sebesar 46 persen. (ATN)

Tags: Ekspor IndonesiaKemendag RI
No Result
View All Result

Terbaru

  • California Seeks Strategic Partnership with Indonesia
  • Indonesia’s Geothermal Future Put to the Test in NTT
  • FBI Joins Indonesia Corruption Probe as Gold and Millions in Cash Raise Global Scrutiny
  • Energy and Food Price Shocks Put Asia-Pacific on Alert
  • Global Waste-to-Energy Giants Enter Indonesia’s Green Infrastructure Race
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.