• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, July 15, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

DPR: TikTok Sebaiknya Dilarang di Indonesia

by Redaksi Asiatoday
September 23, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
DPR: TikTok Sebaiknya Dilarang di Indonesia

TikTok. Doc

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi PAN Abdul Hakim Bafagih melayangkan protes keras terhadap Badan Koordinasi dan Penanaman Modal (BKPM) yang dinilai gagal menggaet investasi perusahaan aplikasi jaringan sosial dan platform video musik asal China.

TikTok justru lebih memilih memarkir dananya hingga miliaran dolar AS di negeri Singapura. Padahal dari sisi jumlah pengguna aplikasi hingga potensi pendapatan, pasar Indonesia jauh lebih besar dibanding Singapura, bahkan di seluruh negara di Asia Tenggara.

“Tentu ini menjadi tamparan langsung kepada kita semua, khususnya BKPM,” ketus Abdul dalam rapat kerja antara pemerintah dan Komisi VI DPR RI, Selasa (22/9/2020).

RelatedPosts

California Seeks Strategic Partnership with Indonesia

FBI Joins Indonesia Corruption Probe as Gold and Millions in Cash Raise Global Scrutiny

Energy and Food Price Shocks Put Asia-Pacific on Alert

“Sebaiknya dalam beberapa bulan ke depan, penggunaan aplikasi TikTok dilarang dulu di tanah air dan khusus staf BKPM sebaiknya dilarang menggunakan TikTok,” imbuhnya.

Sebagai referensi, ByteDance, perusahaan induk aplikasi TikTok berencana berinvestasi ke Singapura sebagian bagian dari ekspansi bisnisnya. Investasi tersebut juga disebut menyerap ribuan karyawan hingga tiga tahun ke depan. 

Mengutip Straits Times, investasi tersebut merupakan buntut dari keputusan Presiden Trump yang sempat ingin memblokir TikTok dari AS karena menilai perusahaan tersebut menjadi ancaman keamanan nasional. 

Merespon protes DPR, Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengungkapkan, di tengah pandemi Covid-19 saat ini tentu tidak mudah memilih-milih investasi mana saja yang harus masuk ke Indonesia.

Bahlil menegaskan, pihaknya berupaya menarik investor mana pun yang bersedia menanamkan modalnya di Indonesia.

Sejauh ini, sudah ada 9 perusahaan asal China yang berencana investasi di Indonesia dan dua di antaranya sudah berjalan. Namun, Bahlil tidak menjelaskan alasan BKPM tak berhasil menggaet minat TikTok berinvestasi di Indonesia.

“Harus diakui selama pandemi ini investasi tidak bisa banyak pilih karena lebih ke orientasi dengan tujuan menyerap tenaga kerja,” tandasnya. (ATN)

Tags: BKPMTikTok
No Result
View All Result

Terbaru

  • California Seeks Strategic Partnership with Indonesia
  • Indonesia’s Geothermal Future Put to the Test in NTT
  • FBI Joins Indonesia Corruption Probe as Gold and Millions in Cash Raise Global Scrutiny
  • Energy and Food Price Shocks Put Asia-Pacific on Alert
  • Global Waste-to-Energy Giants Enter Indonesia’s Green Infrastructure Race
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.