• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Dukung Hong Kong Lawan Tiongkok, Taiwan Siap Beri Bantuan

by Redaksi Asiatoday
May 25, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Tsai Ing-wen Dilantik Sebagai Presiden Taiwan untuk Periode Kedua

Presiden Taiwan Tsai Ing-wen. Ist

ASIATODAY.ID, TAIPEI – Gerakan perlawanan rakyat Hong Kong terhadap Tiongkok mendapat dukungan dari Taiwan.

Presiden Taiwan Tsai Ing-wen mengatakan pihaknya akan memberi ‘bantuan yang diperlukan’ untuk rakyat Hong Kong. Ia menyampaikan hal tersebut setelah melihat adanya protes di daerah semi-otonom Tiongkok itu.

Tsai memandang, Undang-Undang Keamanan Nasional untuk Hong Kong merupakan ancaman serius atas kebebasan dan independensi peradilan wilayah itu. Pernyataan Taiwan ini kemungkinan akan membuat Beijing marah besar.

RelatedPosts

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

Indonesia Deepens Legal Alliance With Russia, Approves Extradition of Russian Citizen

Bangladesh’s Banking Crisis Deepens as World Bank Unveils $450 Million Rescue Package

“Dalam menghadapi situasi yang berubah, komunitas internasional secara proaktif mengulurkan bantuan kepada rakyat Hong Kong,” tulis Tsai dalam laman Facebook-nya, dilansir dari Aljazeera, Senin (25/5/2020).

Tsai menegaskan, Taiwan akan terus maju memberikan dukungan yang relevan dan diperlukan masyarakat Hong Kong. Mereka akan secara proaktif membantu Hong Kong.

“Peluru dan penindasan bukan cara untuk berurusan dengan aspirasi rakyat Hong Kong untuk kebebasan dan demokrasi,” imbuhnya.

Taiwan menjadi tempat berlindung bagi sejumlah kecil pedemo pro-demokrasi yang melarikan diri dari Hong Kong, yang telah diguncang protes sejak tahun lalu.

Pada Minggu kemarin, polisi Hong Kong menembakkan gas air mata dan meriam air untuk membubarkan ribuan orang yang bersatu, memprotes rencana Beijing memberlakukan UU Keamanan Nasional di wilayah tersebut.

Protes Hong Kong telah mendapat simpati di Taiwan. Dukungan untuk pengunjuk rasa oleh Tsai dan pemerintahannya memperkeruh hubungan buruk Taipei dan Beijing.

Tiongkok, yang mengklaim Taiwan sebagai miliknya, menuduh para pendukung kemerdekaan Taiwan berkolusi dengan pedemo Hong Kong. Beijing yakin, Tsai yang dianggap separatis bertekad menyatakan kemerdekaan di pulau itu. (ATN)

Tags: BeijingChinaHong Kong RevolutionTaiwanUnjukrasa Hong Kong
No Result
View All Result

Terbaru

  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • Indonesia Seeks Bigger Eurasian Role After Securing Top Partner Status at Russia’s INNOPROM 2026
  • Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals
  • Indonesia Deepens Legal Alliance With Russia, Approves Extradition of Russian Citizen
  • Bangladesh’s Banking Crisis Deepens as World Bank Unveils $450 Million Rescue Package
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.