• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home TRAVEL/TOURISM

Efek Covid-19, Industri Pariwisata Global Rugi USD4 Triliun

Pariwisata di Prancis, Jerman, Swiss, Inggris, dan Amerika Serikat diperkirakan pulih lebih cepat

by Redaksi Asiatoday
June 30, 2021
in TRAVEL/TOURISM
Reading Time: 1 min read
A A
0
RCI Luncurkan Layanan Liburan Gaya Baru Bagi 4 Juta Anggota “Vacation Exchange”

Nusa Penida Bali. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD) mendengungkan, industri pariwisata global mengalami dampak paling parah akibat pandemi Covid-19.

Industri pariwisata global mengalami kerugian USD4 triliun pada 2020 dan 2021. Ini terjadi sebagai dampak langsung dan tidak langsung dari penurunan tajam pergerakan wisatawan internasional.

UNCTAD memperingatkan bahwa kerugian serupa dapat terjadi tahun ini dan pemulihan sektor pariwisata akan sangat bergantung pada penggunaan vaksin Covid-19 secara global.

RelatedPosts

Bali Branded Unsafe as South Korea Issues Travel Warning

War Fallout Dims Dubai’s Glitter

Middle East War Shocks Global Travel: Over 4,500 Foreign Tourists Stranded in Thailand

“Dunia membutuhkan upaya vaksinasi global yang akan melindungi pekerja, mengurangi dampak sosial yang merugikan dan membuat keputusan strategis terkait pariwisata, dengan mempertimbangkan potensi perubahan struktural,” kata Pejabat Sekretaris Jenderal UNCTAD Isabelle Durant, melalui keterangan tertulisnya, Rabu (30/6/2021).

Sekretaris Jenderal United Nations World Tourism Organization (UNWTO) Zurab Pololikashvili mengatakan upaya menggenjot vaksinasi untuk pembukaan kembali aktivitas pariwisata sangat penting, terutama untuk pemulihan pekerjaan dan menghasilkan sumber daya yang sangat dibutuhkan di negara-negara berkembang yang sangat bergantung pada sektor ini.

Hal lain yang digarisbawahi yakni ketimpangan vaksin yang menimpa negara berkembang. Dengan vaksinasi Covid-19 yang lebih menonjol di beberapa negara daripada yang lain, kerugian pariwisata berkurang di sebagian besar negara maju tetapi memburuk di negara-negara berkembang.

Menurut laporan itu, peluncuran vaksin yang tidak merata memperbesar pukulan ekonomi yang diderita pariwisata di negara-negara berkembang, karena mereka dapat menyumbang hingga 60 persen dari kerugian PDB global.

Sementara itu, sektor pariwisata diperkirakan akan pulih lebih cepat di negara-negara dengan tingkat vaksinasi tinggi, seperti Prancis, Jerman, Swiss, Inggris, dan Amerika Serikat. Namun, para ahli tidak memperkirakan kembalinya tingkat kedatangan turis internasional ke tingkat sebelum pandemi hingga 2023.

Hambatan utama adalah pembatasan perjalanan, penahanan virus yang lambat, kepercayaan pelancong yang rendah, dan lingkungan ekonomi yang buruk. (ATN)

Tags: Asia TourismBali TourismUNCTADUNWTOWorld Travel
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.