• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Efek Covid-19, Kanada Pulangkan Dua Satwa Panda ke China

by Redaksi Asiatoday
May 14, 2020
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Efek Covid-19, Kanada Pulangkan Dua Satwa Panda ke China

Er Shun dan Da Mao. Ist

ASIATODAY.ID, MONTREAL – Pandemi coronavirus (Covid-19) membuat Kebun Binatang Calgary di Kanada akhirnya memulangkan dua panda raksasa ke China.

Pasalnya, penerbangan yang terganggu akibat Covid-19, menyulitkan pihak kebun binatang memperoleh bambu segar. Maklum, sebelumnya bambu segera didatangkan langsung dari China untuk dua panda tersebut.

“Tim Kebun Binatang Calgary bekerja tanpa lelah untuk memasok bambu alternatif, dan menemukan cara untuk menjaga agar panda raksasa tetap diberi makan. Namun dengan pengiriman yang lebih lambat menyebabkan beberapa bambu berkualitas buruk, yang tidak akan dimakan oleh panda raksasa,” kata pengelola kebun binatang tersebut pada Rabu (13/5/2020).

RelatedPosts

Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers

Indonesia Faces Methane Emergency as ASEAN and South Korea Launch $20 Million Climate Waste Initiative

AMAN and UNESCO Lead Safety Training for Indigenous Women Journalists in Makassar

“Mengetahui kemungkinan gelombang kedua Covid-19, dan tantangan rantai pasokan bambu akan terus berdampak negatif pada kemampuan kebun binatang menyediakan bambu untuk panda raksasa, Kebun Binatang Calgary merasa sangat penting untuk memindahkan Panda raksasa kembali ke China, dimana ada sumber bambu lokal yang melimpah,” lanjut Calgary.

Melansir South China Morning Post, Panda raksasa diberi makan hampir secara eksklusif pada bambu segar, dan setiap panda dewasa mengunyah sekitar 40 kg bambu setiap hari.

“Kami percaya tempat terbaik dan teraman bagi Er Shun dan Da Mao selama masa-masa yang penuh tantangan dan belum pernah terjadi sebelumnya ini adalah di mana bambu berlimpah dan mudah diakses,” kata presiden dan kepala eksekutif Kebun Binatang Calgary Clément Lanthier.

“Ini adalah keputusan yang sangat sulit untuk dibuat tetapi kesehatan dan kesejahteraan hewan yang kita cintai dan rawat selalu menjadi yang utama,” imbuhnya.

Er Shun dan Da Mao tiba di Kanada pada 2013 sebagai bagian dari perjanjian 10 tahun antara Kanada dan China.

Keduanya menghabiskan lima tahun di Kebun Binatang Toronto dan tiba di Calgary pada Maret 2018 bersama anak-anak mereka, Jia Panpan dan Jia Yueyue, yang sudah kembali ke China.

Kebun binatang mengatakan kedua Panda itu akan sangat dirindukan oleh staf, sukarelawan, donor dan pengunjung dari seluruh dunia.

Meskipun perpisahan secara pribadi tidak mungkin dilakukan selama penutupan sementara kebun binatang, publik dapat melihat panda secara online melalui PandaCam. (ATN)

Tags: Calgary ZooChinaEr Shun dan Da MaoKanadaKonservasi SatwaPandaSpesies Langka
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.