• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Efek Covid-19, Pengangguran di Indonesia Tembus 8,75 Juta

by Redaksi Asiatoday
May 5, 2021
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
10 Perguruan Tinggi Terbaik di Asia, Indonesia Tertinggal Jauh

Alumni Perguruan Tinggi. Ilustrasi

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa jumlah pengangguran di Indonesia akibat pandemi Covid-19 hingga Februari 2021 menembus angka 8,75 juta jiwa.

Kepala BPS Kecuk Suhariyanto mengatakan, jumlah pengangguran  tersebut masih lebih tinggi secara tahunan atau year on year (yoy) dibanding Februari 2020 yang sebesar 6,93 juta jiwa.

“Jumlah pengangguran naik di bulan Agustus 2020 sebesar 9,77 juta. Di bulan Februari ini sudah ada perbaikan, tapi belum fully recover, sehingga jumlah pengangguran di bulan Februari tahun 2021 ini adalah sebesar 8,75 juta,” jelasnya saat teleconference, Rabu (5/5/2021).

RelatedPosts

New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

Indonesia Deepens Legal Alliance With Russia, Approves Extradition of Russian Citizen

Suhariyanto menghitung, angka pengangguran di Indonesia pada Februari 2021 tercatat naik jadi 1,82 juta jiwa dibanding periode sama tahun sebelumnya.

Selain pengangguran, BPS juga telah melakukan survei angkatan kerja nasional (sakernas) pada Februari 2021 lalu. Dari situ ditemukan, jumlah penduduk usia kerja yang pendapatannya terdampak pandemi Covid-19 masih terhitung tinggi.

“Agustus 2020 lalu, Covid-19 menimbulkan dampak bagi 29,12 juta penduduk usia kerja. Februari ini masih banyak dampak tapi menurun. Jumlah penduduk usia kerja terdampak Covid-19 di Februari 2021 sebanyak 19,10 juta,” sebutnya.

Dari jumlah tersebut, masih ada masyarakat yang tergolong dalam pengangguran karena Covid-19 sebanyak 1,62 juta. Kemudian golongan bukan angkatan kerja karena Covid-19 sebesar 0,65 juta.

Sementara jumlah masyarakat yang tidak bekerja selama pandemi ini tercatat ada sebesar 1,12 juta, dan pekerja yang mengalami pengurangan jam kerja karena Covid-19 sebesar 15,72 juta.

“Hingga Februari 2021 masih ada 19,10 juta penduduk usia kerja yang terdampak Covid-19, mayoritasnya mereka adalah mengurangi pengurangan jam kerja, sehingga itu mempengaruhi ke pendapatan,” pungkasnya. (ATN)

Tags: Corona IndonesiaCOVID-19Pengangguran
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.