• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Efek Pandemi, Kehidupan Paus Bungkuk Lebih Tenang di Glacier Bay

by Redaksi Asiatoday
December 10, 2020
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Efek Pandemi, Kehidupan Paus Bungkuk Lebih Tenang di Glacier Bay

Paus Bungkuk. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Para ilmuwan di Taman Nasional dan Cagar Alam Glacier Bay mengungkapkan, pandemi Covid-19 telah meningkatkan kesempatan melakukan penelitian lebih dalam atas aktivitas Paus Bungkuk.

Paus Bungkuk adalah satu dari tujuh jenis raksasa lautan bersama paus biru, paus sei, paus sperma, paus right, paus busur dan paus sirip. Jenis ikan paus sendiri tercatat lebih dari 50 jenis.

Dari beragam paus raksasa ini, Paus bungkuk adalah yang paling atraktif karena suka berakrobat melompat keluar dari air dan menciptakan efek menakjubkan.

RelatedPosts

Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet

As Heatwave Sweeps Europe, Study Warns of Growing Toll on Household Incomes

UNDP Hails Indonesia as Regional Model for Green Growth After High-Level Visit

Christine Gabriele, ahli biologi satwa liar dari Glacier Bay mengungkapkan pandemi Covid-19 telah mengurangi kebisingan siginifikan dari aktivitas lalu lintas di lautan, terutama dari aktivitas seismik mencari minyak dan lalu lintas kapal. Kondisi ini membuat para ilmuan dapat melakukan pengamatan yang lebih mendalam terhadap paus bungkuk.

“Pandemi ini mengerikan dan mengurung manusia ke dalam ruang yang sangat kecil tetapi memberi paus kembali banyak ruang untuk tumbuh, baik secara fisik maupun akustik,” kata Christine, dikutip dari The Verge, Kamis (10/12/2020).

Menurutnya dengan kondisi yang lebih tenang, para ilmuan berkesempatan untuk mempelajari komunikasi paus lebih mendalam.

Taman Nasional dan Cagar Alam Glacier Bay dalam kondisi normal dipadati ratusan ribu pengunjung setiap tahun, serta kapal yang lalu lalang menikmati akrobatik Paus bungkuk.

Pandemi membuat Paus bungkuk punya kesempatan untuk menempati lebih banyak ruang dan waktu bersantai. Peneliti bahkan mengamati mamalia raksasa itu tidur siang.

Peneliti saat ini berfokus mengamati pola komunikasi ibu dan anak Paus bungkuk. Ilmuan berfokus mencari  jaringan hidrofon, yang pada dasarnya adalah mikrofon bawah air, untuk mendokumentasikan pola komunikasi  ini.

Para peneliti lainnya terus mengamati Paus bungkuk dari dekat. Mereka tengah bersiap mengambil sampel biopsi dari Paus untuk melihat apakah ada perbedaan dalam hormon stres mereka tahun ini dan tahun depan.

Para ilmuan tengah mencari jawaban apakah pola komunikasi Paus menjadi lebih kompleks saat mereka dapat mendengar satu sama lain dengan lebih baik akibat suasana yang salama ini bising menjadi tenang.

Penelitian di masa lalu telah menemukan bahwa Paus menaikkan suara mereka saat kebisingan sekitar meningkat – seperti halnya manusia di lingkungan yang bising.

Suara sendiri dalam kehidupan laut menjadi salah satu elemen penting. Suara merupakan cara menemukan makanan, dan menghindari predator saat bersamaan.

Harapannya, beberapa dari penelitian ini dapat menginformasikan kebijakan dan kemajuan teknologi yang mungkin dapat menjaga riuhnya lautan di masa depan, bahkan ketika aktivitas ekonomi kembali meningkat. (ATN)

Tags: Konservasi SatwaPaus BungkukPaus PilotSatwa EndemikSatwa Liar
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.