• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 27, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Efikasi Vaksin Sinovac Kian Diragukan dan Memicu Kekhawatiran di Thailand

by Redaksi Asiatoday
July 8, 2021
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Vaksin Pfizer-BioNTech Hasilkan Lebih Banyak Antibodi Dibanding Sinovac

Vaksin Covid-19. Ilustrasi

ASIATODAY.ID, BANGKOK – Kontroversi tentang efikasi vaksin Covid-19 Sinovac kembali menggelinding.

Sebuah memo dari Kementerian Kesehatan Thailand yang bocor ke publik memicu kekhawatiran terkait efikasi vaksin Sinovac China. Memo kontroversial tersebut, yang meliputi komentar sejumlah pejabat Kemenkes, telah dikonfirmasi keasliannya oleh Menkes Thailand Anutin Charnvirakul.

Salah satu komentar dalam memo menyebutkan bahwa vaksin buatan Pfizer-BioNTech sebaiknya tidak diberikan kepada tenaga kesehatan. Menurutnya, langkah semacam itu sama saja seperti “mengakui bahwa vaksin Sinovac tidak efektif.”

RelatedPosts

Bhutan Bets $13 Million on Climate-Resilient Cities

Middle East Conflict Rocks Asia as Bangladesh Faces Mounting Food Security Threat

Indonesia, U.S. Deepen Air Defense Cooperation as Indo-Pacific Security Challenges Grow

Thailand telah memvaksinasi sebagian besar tenaga kesehatannya dengan vaksin Sinovac. Studi dan uji klinis menunjukkan bahwa suntikan dua dosis vaksin tersebut 95 persen efektif dalam mengurangi risiko gejala berat dan kematian akibat Covid-19.

Studi juga menunjukkan bahwa vaksin Sinovac 71 hingga 91 persen efektif mencegah infeksi varian Alpha. Sejauh ini, Sinovac belum berkomentar mengenai memo Kemenkes Thailand tersebut.

Kemunculan memo ini memicu seruan dari sejumlah pakar kesehatan Thailand, yang meminta agar pemerintah memberikan vaksin Pfizer-BioNTech kepada tenaga kesehatan. Tagar “Berikan Pfizer kepada personel medis” sempat menjadi trending di jagat Twitter Thailand.

Pejabat kesehatan senior Opas Karnkawinpong mengatakan kepada awak media bahwa memo tersebut tidaklah benar. Namun klaim tersebut bertentangan dengan pengakuan Menkes Anutin.

Anutin mengatakan bahwa komentar dalam memo tersebut murni merupakan “sebuah opini.” Ia menekankan bahwa kebijakan seputar vaksin sudah diatur oleh sebuah panel ahli.

“Suntikan dua dosis vaksin Sinovac efektif dan menyuguhkan hasil di atas standar,” tegas Anutin, sebagaimana dilaporkan CNN pada Selasa (6/7/2021).

Dalam beberapa pekan terakhir, sejumlah pakar Thailand meminta pemerintah menggunakan beragam merek vaksin Covid-19. Selain Sinovac, selama ini Thailand mengandalkan vaksin AstraZeneca yang dibuat di dalam negeri. Otoritas Thailand mengatakan bahwa vaksin Moderna akan tersedia dalam waktu dekat.

Thailand telah mengamankan kesepakatan pengadaan 20 juta dosis vaksin Pfizer-BioNTech, dan akan menerima 1,5 juta dosis dari donasi Amerika Serikat bulan ini.

Jajaran pakar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut vaksin Sinovac efektif dalam mencegah infeksi Covid-19 di kalangan orang dewasa di bawah usia 60 tahun. Namun mereka mengingatkan bahwa hingga kini belum ada data berkualitas mengenai risiko efek samping serius dari vaksin tersebut. (ATN)

Tags: Sinovac BiotechThailandVaksin Covid-19
No Result
View All Result

Terbaru

  • Bhutan Bets $13 Million on Climate-Resilient Cities
  • U.S. Backs Indonesia’s ESG Mining Drive as Global Demand for Critical Minerals Surges
  • Bank Jakarta Wins Three Awards at the 23rd Infobank-MRI Banking Customer Experience Appreciation 2026
  • Middle East Conflict Rocks Asia as Bangladesh Faces Mounting Food Security Threat
  • World Bank Backs Cambodia’s Green Industry Drive with $115 Million Energy Investment
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.