• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Ekspor Perhiasan Indonesia Menjanjikan, Akses Pasar IKM Diperluas

by Redaksi Asiatoday
October 20, 2019
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ekspor Perhiasan Indonesia Menjanjikan, Akses Pasar  IKM Diperluas

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Kementerian Perindustrian proaktif memfasilitasi pelaku industri kecil dan menengah (IKM) perhiasan untuk terus memperluas akses pasarnya baik kancah domestik maupun global. Langkah strategis yang kerap dijalankan, yakni mengajak para pelaku IKM perhiasan ikut serta dalam ajang pameran berskala nasional atau internasional.

“Kami mendorong pertumbuhan IKM perhiasan di Indonesia dalam rangka mendukung target pemerintah untuk menggenjot nilai ekspor nasional, khususnya di sektor industri pengolahan nonmigas. Ini sejalan dengan arahan Bapak Presiden Joko Widodo untuk memacu nilai ekspor nasional, ” kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawanigsih dalam siaran pers, di Jakarta, Minggu (20/10/2019).

Pada 17 Oktober kemarin, Dirjen IKMA turut meresmikan pembukaanSurabaya International Jewellery Fair 2019. Pameran ini terselenggara hasil kerja sama antara Asosiasi Perhiasan Emas dan Permata Indonesia (APEPI) dengan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Provinsi Jawa Timur.

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

“Kami mengapresiasi kegiatan tersebut, karena sebagai peluang besar yang harus dimanfaatkan oleh pelaku IKM perhiasan dalam negeri untuk menjaring buyer-buyer potensial dari luar negeri yang tentunya cukup banyak yang hadir,” tuturnya.

Pada pameran yang berlangsung hingga 20 Oktober 2019 di Grand Ballroom Shangri La Hotel, Surabaya, Jawa Timur ini, Direktorat Jenderal IKMA Kemenperin memfasilitasi 30 pelaku IKM yang menampilkan berbagai perhiasan dan aksesoris dengan kualitas unggulan produk terbaiknya, seperti perak, emas, berlian, mutiara dan permata serta batu-batuan.

Gati memaparkan, industri perhiasan pada hakekatnya merupakan salah satu pendukung industri fesyen yang merupakan salah satu subsektor dari 16 sektor industri kreatif. “Industri perhiasan Indonesia memiliki peluang pasar yang besar dengan didukung oleh kreativitas para pengrajinnya yang mampu menghasilkan berbagai produk perhiasan sesuai tren pasar saat ini,” ungkapnya.

Berdasarkan catatan Kemenperin, pada tahun 2018, nilai ekspor perhiasan mencapai USD2,05 Miliar. Sementara itu, pada Januari-Agustus 2019 telah menembus hingga USD1,47 Miliar, naik dari periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar USD1,3 Miliar. Adapun negara tujuan ekspor produk perhiasan nasional masih didominasi oleh Singapura, Swiss, Hongkong, Amerika Serikat, Uni Emirat Arab, dan Italia yang mencapai 97% dari total ekspor.

“Selanjutnya di Jawa Timur sendiri saat ini ada lebih dari 26 pengusaha besar skala menengah, dan 1.854 pengusaha kecil di sektor perhiasan. Ini pengembangannya sangat luar biasa, karena bahan baku dan proses industrinya ada disini,” imbuhnya

Dalam meningkatkan daya saing IKM perhiasan, Kemenperin telah melakukan beberapa upaya, di antaranya dalah pelatihan dan pendampingan tenaga ahli desainer, serta bantuan mesin dan peralatan khususnya di Unit Pelayanan Teknis (UPT) yang dapat dimanfaatkan oleh IKM di sentra.

Selanjutnya, promosi dan pemasaran melalui pameran dalam dan luar negeri, peningkatan keterampilan SDM melalui pendidikan dan pelatihan produksi, serta perbaikan iklim usaha terkait dengan regulasi di bidang fiskal untuk kemudahan impor bahan baku.

“Harapannya tentu upaya tersebut dapat memberikan dampak positif, baik bagi pelaku industri perhiasan maupun masyarakat secara umum, melalui pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat secara luas,” jelas Gati. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Ekspor IndonesiaIKM IndonesiaIKM PerhiasanKemenperin
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.