• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Fadli Zon Desak Presiden Bentuk TPF, Ungkap Penembakan 6 Pengikut Habib Rizieq

by Redaksi Asiatoday
December 7, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Gagal Antisipasi Gelombang Resesi

Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen DPR RI Fadli Zon mendesak Presiden Jokowi segera memerintahkan pembentukan Tim Pencari Fakta (TPF) untuk mengungkap dugaan adanya pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) oleh aparat kepolisian atas penembakan enam pengikut Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab (HRS).

“Harus segera dibentuk Tim Pencari Fakta atas dugaan pelanggaran HAM oleh aparat Polisi,” tulis Fadli Zon melalui akun Twitter @fadlizon, dikutip Senin (7/12/2020).

Fadli Zon mengaku heran mengapa aparat kepolisian sampai melakukan penembakan, padahal menurutnya, para pendukung HRS cinta damai dan tidak dibekali senjata.

RelatedPosts

Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

“Kenapa sampai ada tembak mati? Memangnya mereka teroris? Polisi jangan gegabah gunakan senjata. Saya sangat yakin Pendukung Habib Rizieq cinta damai dan tak dibekali senjata. Harus diusut tuntas. Jika berlebihan, maka polisi telah melakukan abuse of power. Kapolda harus bertanggung jawab,” tegasnya.

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengungkapkan, penembakan itu dipicu oleh aksi penyerangan terhadap anggota Polri yang sedang melaksanakan tugas. Kelompok yang melakukan penyerangan diduga pengikut dari pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habieb Rizieq Shihab.

“Telah terjadi penyerangan terhadap anggota Polri yang sedang melaksanakan tugas penyelidikan terkait dengan rencana pemeriksaan MRS yang dijadwalkan berlangsung hari ini jam 10.00 WIB,” jelas Fadil dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Senin (7/12/2020).

Fadil menerangkan, penyerangan dilakukan pada Senin (7/12/2020) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB di Jalan Tol Jakarta-Cikampek, kilometer 50. Aksi penyerangan berawal dari informasi bahwa akan terjadi pengerahan massa pada saat Habib Riziek dilakukan pemeriksaan di Polda Metro Jaya.

Menurutnya, informasi pengerahan massa itu beredar dari berbagai sumber termasuk berita melalui WA group bahwa akan ada pengerahan kelompok massa untuk mengawal pemeriksaan Habib Riziek di Polda Metro Jaya.

“Berkaitan hal tersebut, kami Polda Metro Jaya melakukan penyelidikan kebenaran informasi tersebut dan ketika anggota Polda Metro Jaya mengikuti kendaraan yang diduga adalah pengikut Habib Riziek, kendaraan petugas dipepet, lalu kemudian diserang dengan menggunakan senjata api dan senjata tajam,” ujarnya.

Anggota Polri yang terancam keselamatan jiwanya karena diserang, kemudian melakukan tindakan tegas terukur.

“Sehingga terhadap kelompok yang diduga pengikut Habib Riziek yang berjumlah 10 orang, meninggal dunia sebanyak 6 orang,” jelasnya.

Untuk kerugian yang dialami petugas polisi adalah berupa kendaraan yang rusak akibat dipepet dan terkena tembakan dari kelompok tersebut. (ATN)

Tags: Fadli Zon LibraryFPIHabib Rizieq Shihab
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.