• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, June 24, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Gandeng JICA, Patimban Dirancang Jadi Pelabuhan Terbaik di Asia Tenggara

by Redaksi Asiatoday
August 9, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia-Jepang Perluas Kerja Sama Infrastruktur

ASIATODAY.ID, BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) menggandeng Japan International Cooperation Agency (JICA) untuk mendesain induk kota baru Patimban di Kabupaten Subang.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan dalam rancangan tersebut, Pelabuhan Patimban akan dilengkapi sarana pendidikan kemaritiman.

“JICA sudah berjanji kepada kami untuk mendesain master plan kota baru Patimban. Kita berharap ada dampak ekonomi, karena saya sedang menghitung multiplier effect dari Patimban,” kata Ridwan Kamil di Bandung, Jumat (7/8/2020).

RelatedPosts

ADB Unleashes $100 Million Digital Bond to Power Asia’s Next Economic Revolution

Indonesia Nickel Industry Hit by Sulfur Squeeze as Global Market Tightens

Indonesia’s $2.5 Billion Nickel Bet Faces Global ESG Test as Investment Boom Accelerates

Ridwan Kamil memiliki obsesi agar Patimban menjadi pelabuhan terbaik di Indonesia, bahkan Asia Tenggara. Selain itu, Patimban juga diharapkan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan.

“Apalagi pelabuhan tersebut masuk ke dalam segitiga emas Jabar di masa depan, yakni Rebana (Cirebon-Subang-Majalengka),” jelasnya.

Dengan visi besar itu, Ridwan Kamil pun mantap berkolaborasi dengan Japan International Cooperation Agency (JICA)

“Untuk kegiatan pelabuhan ini akan sangat luar biasa, akan hadir ribuan pekerjaan, pertumbuhan-pertumbuhan ekonomi turunan dari kegiatan di pelabuhan, termasuk rencana kami ingin membangun politeknik kemaritiman,” imbuhnya.

Terkait politeknik kemaritiman, Kang Emil berujar bahwa hal itu bertujuan mendorong pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) warga Kabupaten Subang maupun Jabar pada umumnya agar turut meningkatkan pengetahuan kemaritiman sehingga hadirnya Pelabuhan Patimban bisa membawa manfaat bagi warga.

Pemerintah Provinsi Jabar pun bekerja sama dengan pihak swasta dari Glasgow College of Maritime, Skotlandia, Inggris, untuk menghadirkan politeknik kemaritiman di Patimban.

“Itulah kenapa master plan Patimban di luar keteknisan pelabuhannya perlu segera kita imajinasikan, sehingga tata ruang, investasi, dan hal-hal seperti ini bisa kami kebut juga,” jelasnya.

Sementara itu, Menhub RI Budi Karya Sumadi mendukung rencana Ridwan Kamil untuk menggelar pertemuan dengan JICA terkait desain master plan kota baru Patimban.

“Saya setuju untuk melakukan pertemuan dengan JICA. Paling tidak kalau belum ada master plan-nya kita diskusi tentang apa saja yang harus dilakukan. Mungkin kita bisa membuat term of reference bagi kota Patimban,” kata Budi.

Terkait pembangunan politeknik kemaritiman, Budi berujar perlu dilakukan juga kerja sama dengan perguruan tinggi yang ada di Bandung untuk mendirikan program studi kemaritiman di Patimban dengan pertimbangan bahwa membangun Politeknik Kemaritiman yang baru diperlukan waktu dan anggaran dari APBN.

“Memang kalau membangun politeknik itu dibutuhkan anggaran APBN. Seperti diketahui APBN kita semakin sedikit. Saya mengusulkan agar tahun ajaran depan bisa dilakukan kerja sama dengan ITB atau Unpad, prodi kemaritiman ini kita supply,” jelas Budi.

Pembangunan Politeknik biasanya memakan waktu yang lama, minimal tiga tahun. Untuk itu, dirinya menyarankan agar pembangunan segera dilakukan sehingga tahun ajaran baru sudah ada prodi kemaritiman.

“Kita minta warga dari Subang yang jadi mahasiswa di situ,” ujarnya. (Ant)

Tags: Japan International Cooperation AgencyJawa BaratJICAPelabuhan Patimban
No Result
View All Result

Terbaru

  • ADB Unleashes $100 Million Digital Bond to Power Asia’s Next Economic Revolution
  • Indonesia Tells Global Leaders: Net Zero Means Nothing Without Nature
  • As Heatwave Sweeps Europe, Study Warns of Growing Toll on Household Incomes
  • Indonesia Bets on AI to Fix Healthcare Gaps, But Risks Leaving Vulnerable Workers Behind
  • Indonesia Flags Trafficking, Extortion Risks at Singapore-Malaysia Gateway
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.