• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home GREEN ENERGY

General Motors Kembangkan Baterai Mobil Listrik Berteknologi Canggih

by Redaksi Asiatoday
May 22, 2020
in GREEN ENERGY
Reading Time: 2 mins read
A A
0
General Motors Kembangkan Baterai Mobil Listrik Berteknologi Canggih

Kantor pusat General Motors (GM). Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Perusahaan General Motors (GM) tengah mengembangkan baterai mobil listrik yang dapat digunakan hingga radius jutaan kilometer.

Wakil Presiden Eksekutif GM Doug Parks, mengatakan bahwa tim ilmuwan di perusahaan sedang mengerjakan baterai mobil listrik dengan teknologi yang lebih canggih.

“Tim kami sedang mengerjakan bagian elektroda nol-kobalt, elektrolit padat dan pengisian daya sangat cepat,” ujarnya dikutip dari Reuters.

RelatedPosts

Bpfilters Launches Innovative B50 Biodiesel Filter Product

Indonesia Launches Asia’s Largest Cooperative-Based Renewable Energy Initiative

ASEAN Power Grid Gets Real: ADB Unleashes New Fund to Fast-Track Regional Energy Integration

Meski demikian, Parks tidak mengumumkan kapan pengembangan itu akan selesai.

Baterai mobil listrik saat ini biasanya hanya dapat bertahan setelah digunakan sekitar 100.000 mil — 200.000 mil (160.000 – 320.000 kilometer).

Selain GM, Tesla juga merancang baterai canggih bersama perusahaan CATL China. Namun CATL juga memiliki kemitraan dengan GM dan SAIC Motor.

Chief Executive GM Mary Barra sebelumnya menyatakan bahwa mereka ingin menjual 1 juta mobil listrik per tahun mulai 2025 di pasar AS dan China.

Sejumlah pabrikan merek global juga telah menggandeng CALT untuk memasok baterai kendaraan listriknya.

CATL, yang berbasis di provinsi Fujian di Cina Tenggara, memiliki juga perjanjian strategis dengan pembuat mobil termasuk SAIC Motor Corp, Geely, BMW, Volkswagen, Toyota Motor Corp. Beberapa merek lain, seperti Volvo, PSA, dan Polestar juga menggandeng CALT untuk memasok kebutuhan baterai kendaraan listriknya.

Kini, CALT sedang membangun situs produksi Eropa pertamanya di Jerman. Mereka juga memperluas bisnisnya dengan memproduksi baterai untuk kapal dan sistem penyimpanan.

Akhir 2019, GM dan LG Chem, Korea Selatan, telah mengungkapkan rencana investasinya untuk membangun pabrik patungan sel baterai kendaraan listrik di Ohio. Kedua perusahaan itu sepakat untuk membenamkan modal senilai USD2,3 miliar untuk menghadirkan salah satu fasilitas pabrikan baterai terbesar di dunia.

Pabrik dibangun di dekat pabrik perakitan tertutup GM di Lordstown di timur laut Ohio, dan akan mempekerjakan lebih dari 1.100 orang. Konstruksi akan dimulai pada pertengahan 2020 dan pabrik akan memiliki kapasitas tahunan lebih dari 30 gigawatt jam dengan fleksibilitas untuk berkembang.

Mary Barra mengatakan usaha patungan 50-50 dengan LG Chem membidik target “secara dramatis meningkatkan keterjangkauan dan profitabilitas kendaraan listrik.”

Barra mengatakan pabrik baterai Ohio akan mempercepat inisiatif pembuat mobil untuk memperkenalkan 20 kendaraan listrik baru secara global pada 2023.

“General Motors percaya pada ilmu tentang pemanasan global dan percaya pada masa depan yang serba listrik,” katanya.

Sel-sel baterai itu akan digunakan oleh pikap listrik GM yang akan mulai diproduksi pada musim gugur 2021 di pabrik Detroit-Hamtramck. (ATN)

Tags: BMWGeneral MotorsGreen EnergyIndustri BateraiInvestasi BateraiKendaraan ListrikLG ChemMobil ListrikTeslaToyotaVolkswagen
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.