• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Tuesday, July 14, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Genjot Smelter di Bantaeng, Huadi Nickel Tambah Investasi Rp6,5 Triliun

by Redaksi Asiatoday
July 14, 2020
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Genjot Smelter di Bantaeng, Huadi Nickel Tambah Investasi Rp6,5 Triliun

Smelter PT Huadi Nickel Alloy di Bantaeng, Sulawesi Selatan. Ist

ASIATODAY.ID, MAKASSAR – PT Huadi Nickel Alloy meningkatkan investasinya dalam membangun smelter di Bantaeng, Sulawesi Selatan.

Perusahaan itu bahkan meningkatkan investasinya senilai Rp6,5 Triliun untuk memperluas smelter di Bantaeng.

Komisaris Utama PT Huadi Nickel Alloy Amir Jao mengatakan investasi tersebut untuk penambahan 6 buah tungku di pabrik tersebut.

RelatedPosts

Freeport’s Grasberg Recovery: 21 Tonnes of Gold Target in 2026

Japan’s Takeda Places US$30 Million Bet on Indonesia’s Biopharma Ambition

ASEAN’s Chip Race: Indonesia and Malaysia Forge New Semiconductor Alliance

Modal tambahan investasi tersebut diserahkan langsung kepada Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah di kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

“Investasi ini untuk menambah tungku pabrik yang sudah dimulai sejak awal 2020. Tahun ini, akan ada penambahan 4 tungku. Tahun depan tambah 2 tungku lagi. Nantinya Huadi akan memiliki 8 tungku,” jelas Amir, Senin (13/7/2020).

Direktur Utama PT Huadi Nickel Alloy Jos Stefan Hidecky menjelaskan pembangunan 4 tungku pabrik nikel di Desa Papan Loe, Kecamatan Pajukkukang itu sedang berjalan. Sesuai perjanjian dengan PT PLN, pada April 2021 pabrik tersebut mulai dialiri listrik, sehingga sudah bisa beroperasi.

“Kalau kapasitas 8 tungku sudah terpasang, Huadi akan memproduksi 200.000 metrik ton ferronikel per tahun, dari 50.000 metrik ton yang dihasilkan 2 tungku,” jelas Jos Stefan.

Jos menambahkan, investasi smelter ini juga menyerap tenaga kerja sebanyak 6 ribu orang.

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mengungkapkan, pihaknya akan mempermudah setiap investasi yang akan masuk ke Sulsel. Salah satu bentuk dukungan yang diberikan pada investor dengan mempermudah proses perizinan termasuk dukungan dalam kebijakan terkait investasi. (ATN)

Tags: BantaengHilirisasi NikelNikelPT Huadi Nickel AlloySmelterSmelter FeronikelSmelter IndonesiaSmelter Nickel
No Result
View All Result

Terbaru

  • California Seeks Strategic Partnership with Indonesia
  • Indonesia’s Geothermal Future Put to the Test in NTT
  • FBI Joins Indonesia Corruption Probe as Gold and Millions in Cash Raise Global Scrutiny
  • Energy and Food Price Shocks Put Asia-Pacific on Alert
  • Global Waste-to-Energy Giants Enter Indonesia’s Green Infrastructure Race
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.