• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Geser Indonesia, Thailand Rajai Pasar Mobil di Asia Tenggara

by Redaksi Asiatoday
September 24, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Pasar Otomotif di ASEAN, Indonesia dan Thailand Bersaing Ketat

Mobil-mobil siap ekspor. Ilustrasi

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Indonesia sempat merajai pasar mobil di Asia Tenggara namun saat kondisi terparah efek pandemi Covid-19, Indonesia terlempar ke posisi ke-5.

Menurut asosiasi pelaku industri, Gaikindo, salah satu penyebabnya karena Indonesia terlambat mengendalikan pandemi dibandingkan Thailand, Malaysia, Filipina, dan Vietnam.

Gaikindo mencatat, pada 2019 penjualan mobil di dalam negeri menyentuh 1,032 juta unit, dan menjadi yang terbanyak di ASEAN. Posisi kedua ditempati Thailand 1,007 juta unit, Malaysia 604 ribu unit, Filipina 369 ribu unit, dan Vietnam 322 ribu unit.

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

Rata-rata penjualan bulanan mobil baru di Indonesia pada 2019 adalah 86 ribu unit per bulan. Pada awal 2020 rata-rata penjualan itu tidak tercapai, kemudian semakin diperparah efek pandemi.

Ketik Pemerintah Indonesia mengumumkan kasus positif Covid-19 pertama pada Maret, pada April penjualan langsung rontok menjadi hanya 7.800 unit. Titik terendah efek pandemi terjadi pada Mei, yakni penjualan drop sampai 3.500 unit.

Pemulihan mulai terlihat pada Juni 12.600 unit, Juli 25.200 unit, dan Agustus 37.200 unit. Namun hasil ini masih jauh lebih kecil dibandingkan pencapaian rata-rata bulanan pada tahun lalu.

“Pada bulan Mei semua drop. Indonesia yang penjualan domestiknya awalnya menduduki peringkat tertinggi di ASEAN, terpental paling bawah dan kalah dengan negara lain yang mampu lebih dulu mengendalikan wabah Covid-19nya,” terang Kukuh Kumara, Sekretaris Gaikindo, Selasa (22/9/2020).

“Indonesia tergeser ke peringkat lima, padahal domestiknya biasanya penjualannya nomor satu. Ini jadi tantangan utama bagaimana Indonesia bisa bangkit kembali melakukan penjualan seperti sebelumnya,” imbuhnya.

Berdasarkan data ASEAN Automotive Federation, pada Mei Indonesia hanya mampu menjual 3.551 unit. Sementara pada bulan yang sama Thailand mencapai 40.400 unit, Malaysia 23.300 unit, Vietnam 19.000 unit, dan Filipina 4.788 unit.

Dalam periode Januari – Juli, catatan total penjualan mobil Indonesia berada di posisi kedua di ASEAN dengan hasil 286 ribu unit. Indonesia kalah dari Thailand di posisi satu yang menjual 387 ribu unit.

Malaysia menempati posisi ketiga 232 ribu unit, diikuti Vietnam 131 ribu unit, dan Filipina 105 ribu unit.

Penjualan mobil ASEAN pada Januari – Juli 2020:

  1. Thailand 387.975 unit (-35,9 persen YoY)
  2. Indonesia 286.215 unit (-49,9 persen YoY)
  3. Malaysia 232.245 unit (-33,1 persen YoY)
  4. Vietnam 131.248 unit (-27,5 persen YoY)
  5. Filipina 105.583 unit (-48,7 persen YoY)
  6. Singapura 26.887 unit (-53,4 persen YoY)
  7. Myanmar 11.795 unit (11,1 persen YoY)
  8. Brunei Darussalam 7.612 unit (10,7 persen YoY). (ATN)
Tags: Asean TradeAsia BusinessAsia TradeIndustri OtomotifMobil ASEAN
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.