• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Tuesday, July 14, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Hamburg Minat Kerjasama dengan RI di Bidang Pelabuhan, Industri Maritim, EBT dan Start Up

by Redaksi Asiatoday
February 19, 2021
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Hamburg Minat Kerjasama dengan RI di Bidang Pelabuhan, Industri Maritim, EBT dan Start Up

Pelabuhan Kota Hamburg, Jerman. Dok

ASIATODAY.ID, HAMBURG – Pemerintah Kota Hamburg, Jerman tertarik bekerjasama dengan Indonesia di bidang pelabuhan, industri maritim, energi baru terbarukan (EBT) dan start up.

Hal ini terungkap dalam pertemuan virtual Konjen RI Hamburg, Ardian Wicaksono dengan Kepala Divisi Perdagangan Luar Negeri, Kementerian Ekonomi dan Inovasi Negara Bagian Hamburg, Kolja Harders pada Selasa (16/02/2021).

Dalam pertemuan tersebut, Konjen Ardian menyampaikan update mengenai Indonesia dalam penanganan COVID-19, hubungan perdagangan Indonesia-Hamburg, potensi investasi di Indonesia, special economic zones, start up serta kerja sama pelabuhan.

RelatedPosts

Freeport’s Grasberg Recovery: 21 Tonnes of Gold Target in 2026

Japan’s Takeda Places US$30 Million Bet on Indonesia’s Biopharma Ambition

ASEAN’s Chip Race: Indonesia and Malaysia Forge New Semiconductor Alliance

Konjen Ardian dan Kolja Harders juga menyatakan bahwa “perlu langkah kerja sama yang fokus dan konkrit antara Indonesia dan Hamburg untuk meningkatkan hubungan yang telah terjalin baik selama ini”. Demikian dikutip dari siaran pers KJRI Hamburg, Jumat (19/2/2021).

Harders menyampaikan bahwa kerja sama tersebut dapat dimulai melalui kerja sama pelabuhan, industri maritim, digitalisasi logistik, energi terbarukan (bahan bakar hidrogen) dan startup.

Menurut Harders, yang pernah melakukan kunjungan ke Indonesia pada tahun 2019, ke lima bidang tersebut sangat potensial dan membawa multiplier effect ke sektor industri lainnya.

Kerja sama dengan negara-negara bagian lain di Jerman bagian utara seperti Bremen, Niedersachsen dan Schleswig-Holstein yang berbatasan dengan laut juga penting kerena saling terkoneksi satu sama lain dan dapat memperbesar cakupan kerja sama.

“Dalam rangka pengurangan emisi, hidrogen sangat dibutuhkan di Hamburg. Oleh sebab itu kami perlu impor hidrogen dari tempat lain, termasuk Indonesia,” tutur Harders saat menyampaikan potensi kerja sama bahan bakar hidrogen.

Selain itu, perlu dijajaki kerja sama  digital hub untuk logistik, industri maritim dan pelabuhan termasuk start up.

Di akhir pertemuan, Konjen RI Ardian dan Kolja Harders sepakat untuk menindaklajuti pertemuan tersebut dengan proyek konkret yang menghubungkan institusi terkait di Indonesia dan Hamburg.

Konjen RI Ardian juga tidak lupa mempromosikan Indonesia sebagai “Partner Country” pada pameran Hannover Messe 2021 yang akan diadakan secara digital pada 12-16 April 2021. (AT Network)

Tags: HamburgKerjasama Indonesia-Jerman
No Result
View All Result

Terbaru

  • California Seeks Strategic Partnership with Indonesia
  • Indonesia’s Geothermal Future Put to the Test in NTT
  • FBI Joins Indonesia Corruption Probe as Gold and Millions in Cash Raise Global Scrutiny
  • Energy and Food Price Shocks Put Asia-Pacific on Alert
  • Global Waste-to-Energy Giants Enter Indonesia’s Green Infrastructure Race
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.