• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

HILIRISASI NIKEL: Antam Bersama CNGR Hong Kong Kembangkan Industri Baterai

by Redaksi Asiatoday
November 17, 2022
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Penjualan Bijih Nikel Antam (ANTM) Tumbuh Pesat di 2021 

Pabrik feronikel PT Antam di Pomalaa, Sulawesi Tenggara. Dok

ASIATODAY.ID, BALI – Indonesia dan China terus memperluas kerja sama dalam program hilirisasi nikel.

Untuk mempercepat hal itu, PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) sepakat menandatangani Framework Agreement (FA) dengan produsen prekursor, CNGR Hong Kong Material Science & Technology Co., Ltd. (CNGR) untuk memperkuat pengembangan bahan baku baterai kendaraan listrik.

Sekretaris Perusahaan Antam Syarif Faisal Alkadrie menjelaskan, dalam perjanjian tersebut, perseroan melalui anak usaha, PT Kawasan Industri Antam Timur (PT KIAT), akan membangun dan mengelola kawasan industri di area Izin Usaha Pertambangan Antam di Pomalaa, Sulawesi Tenggara.

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Sementara CNGR melalui anak usahanya, PT Pomalaa New Energy Material (PT PNEM) akan mengembangkan fasilitas pengolahan bijih nikel laterit menjadi nickel matte sebagai bahan baku baterai kendaraan listrik dengan menggunakan teknologi oxygen-enriched side-blown furnace (OESBF) yang dimiliki CNGR.

Tambang Pomala ini diproyeksikan memiliki kapasitas produksi terpasang sebesar 80.000 ton nikel dalam produk nickel matte yang terbagi dalam dua fase pembangunan. Kemudian, PT PNEM akan bertindak sebagai tenant di kawasan industri yang dikelola PT KIAT.

“Dalam sinergi ini, CNGR dan Antam mendapatkan kesempatan untuk berpartisipasi dalam kepemilikan saham di masing-masing anak usaha yaitu PT PNEM dan PT KIAT,” jelas Faisal dalam keterangan resmi, dikutip Kamis (17/11/2022).

Sesuai rencana, pembangunan kawasan industri dan fasilitas pengolahan nikel di Pomala ini akan tuntas dan mulai beroperasi pada 2025. Sejalan dengan penyelesaian pembangunan smelter PT PNEM, perseroan juga akan mendukung suplai kecukupan bahan baku pabrik bijih nikel laterit.

Melalui penandatangan FA, Antam berharap dapat meningkatkan nilai tambah produk nikel dan mendukung pengembangan penerapan energi hijau berbasis EV Battery melalui sinergi penerapan keunggulan teknologi dan sumber daya kedua belah pihak.

Sebagai referensi, kesepakatan antara Antam dan CNGR ini ditandatagani langsung Direktur Utama Antam Nico Kanter dengan Chairman dan President CNGR Deng Weiming pada B20 Investment Forum di Bali Nusa Dua Convention Center, Nusa Dua, Bali, pada 11 November 2022 lalu.

Kemitraan yang berhasil dicapai anggota BUMN Holding Industri Pertambangan, MIND ID, ini sekaligus menindaklanjuti Perjanjian Pendahuluan (Head of Agreement) untuk pembangunan dan pengembangan kawasan industri hilirisasi bijih nikel menjadi bahan baku baterai yang ditandatangani kedua belah pihak pada 5 Agustus 2022. (ATN)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Hilirisasi NikelIndustri BateraiKerjasama Indonesia-China
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.