• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home CORPORATION

HSBC Akuisisi Silicon Valley Bank Cabang Inggris yang Kolaps

by Redaksi Asiatoday
March 15, 2023
in CORPORATION
Reading Time: 2 mins read
A A
0
HSBC Indonesia Dinobatkan Sebagai Bank Pembiayaan Perdagangan Terbaik

Bank HSBC. Dok

ASIATODAY.ID, LONDON – Bank terbesar di Eropa, HSBC, pada Senin (13/3) mengatakan bahwa pihaknya telah membeli bank pemberi pinjaman Amerika Serikat (AS) yang kolaps, Silicon Valley Bank (SVB) cabang Inggris, dengan harga 1 poundsterling (1 poundsterling = Rp18.717) secara simbolis. Langkah tersebut diharapkan dapat menyelamatkan banyak perusahaan rintisan (startup) di Inggris dari kerugian besar.

“Akuisisi ini merupakan langkah strategis yang sangat baik untuk bisnis kami di Inggris,” kata Chief Executive Officer HSBC Group Noel Quinn dalam sebuah pernyataan, seraya menambahkan bahwa para nasabah SVB Inggris “dapat terus melakukan transaksi perbankan seperti biasa, dengan rasa aman mengingat simpanan mereka didukung oleh kekuatan, perlindungan, dan keamanan dari HSBC.”

HSBC, yang berkantor pusat di London, merupakan salah satu lembaga perbankan dan layanan keuangan terbesar di dunia, yang melayani 39 juta nasabah secara global, menurut pemerintah Inggris.

RelatedPosts

DAAZ Company Joins Nickel Downstream Consortium with Antam, Huayou, and EVE

Japan’s Osaka Steel Exits Indonesia, Shuts Down Joint Venture with Krakatau Steel

Arsari Group Accelerates Global Expansion

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada Senin, Menteri Keuangan Inggris Jeremy Hunt mengatakan bahwa pemerintah Inggris dan Bank of England telah memfasilitasi penjualan pribadi SVB Inggris. Hal tersebut “memastikan simpanan nasabah terlindungi dan mereka dapat bertransaksi seperti biasa, tanpa bantuan pembayar pajak,” tambahnya.

Akuisisi itu mengesampingkan keputusan yang dibuat oleh Bank of England pada Jumat (10/3) untuk mengajukan SVB Inggris ke dalam prosedur kebangkrutan bank. “SVB Inggris memiliki keberadaan yang terbatas di Inggris dan tidak memiliki peran krusial dalam mendukung sistem keuangan,” kata bank sentral tersebut dalam sebuah pernyataan.

Otoritas California di AS pada Jumat menutup SVB, yang saat itu merupakan bank terbesar ke-16 di AS, usai pemberi pinjaman yang berfokus pada teknologi itu melaporkan kerugian besar dari penjualan sekuritas, yang memicu penarikan simpanan bank secara besar-besaran.

Kolapsnya SVB merupakan kegagalan perbankan yang terbesar sejak kejatuhan asosiasi simpan-pinjam AS Washington Mutual pada 2008 lalu. (AT Network)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: HSBCKrisis KeuanganSilicon Valley Bank
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.