• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, July 15, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Hyundai dan LG Chem Gagas Industri Baterai Mobil Listrik di Indonesia

by Redaksi Asiatoday
June 25, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Hyundai dan LG Chem Gagas Industri Baterai Mobil Listrik di Indonesia

Sinergi Hyundai dan LG Chem. Ilustrasi

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Hyundai Motor Group bersama LG Chem Ltd tengah mempertimbangkan untuk mendirikan perusahaan patungan di bidang pembuatan baterai kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di Indonesia.

Ukuran investasi dan kapasitas produksi belum diputuskan, menurut sumber Reuters yang dikutip Antara Selasa (23/6/2020). Saat ini, pabrikan mobil global sedang berlomba mencari sumber produksi baterai guna mengantisipasi perkembangan otomotif ke era mobil listrik.

Dalam beberapa tahun terakhir, LG Chem telah mendirikan usaha dengan General Motors Co dan Geely Automobile. LG Chem juga memasok baterai ke Hyundai dan Tesla.

RelatedPosts

Freeport’s Grasberg Recovery: 21 Tonnes of Gold Target in 2026

Japan’s Takeda Places US$30 Million Bet on Indonesia’s Biopharma Ambition

ASEAN’s Chip Race: Indonesia and Malaysia Forge New Semiconductor Alliance

Pimpinan LG Grup, Koo Kwang-mo bertemu dengan Wakil Pimpinan Eksekutif Hyundai, Euisun Chung pada Senin (22/6/2020) untuk membahas kerja sama baterai dan teknologi masa depan.

LG Chem dan Hyundai Motor Group mengkonfirmasi pertemuan itu, tetapi mengatakan belum ada yang keputusan yang bisa diumumkan.

“Hyundai Motor Group berkolaborasi dengan LG Chem dalam berbagai proyek. Namun, belum ada diskusi konkret tentang usaha patungan baterai di Indonesia,” kata Hyundai dalam sebuah pernyataan kepada Reuters.

Jika Hyundai membangun pabrik di Indonesia, akan menjadi tantangan bagi Toyota yang mendominasi pasar otomotif Asia Tenggara.

“Indonesia berkomitmen untuk mempromosikan industri EV, tetapi dari sisi konsumen, negara ini belum siap dengan infrastruktur atau daya beli konsumen,” kata analis Eugene Investment & Securities Lee Jae-il.

“Usaha patungan baterai kemungkinan rencana jangka menengah atau panjang,” kata dia.

Pada akhir tahun lalu, LG Chem Ltd dan General Motor membentuk perusahaan patungan yang bergerak di bidang produksi baterai di Amerika Serikat dengan nilai investasi 2,7 triliun won.

Pabrik yang dibangun di Lordstown, Ohio, dirancang berkapasitas produksi hingga 30Gwh. Pabrik ini dijadwalkan mulai konstruksi pada pertengahan 2020, mulai produksi massal dan suplai untuk EV generasi berikutnya General Motors pada 2023.

Melalui kerja sama patungan ini, LG Chem mendapatkan klien yang andal, adapun General Motors mendapatkan pasokan baterai dengan stabil. (ATN)

Tags: HyundaiIndustri BateraiLG ChemMobil Listrik
No Result
View All Result

Terbaru

  • California Seeks Strategic Partnership with Indonesia
  • Indonesia’s Geothermal Future Put to the Test in NTT
  • FBI Joins Indonesia Corruption Probe as Gold and Millions in Cash Raise Global Scrutiny
  • Energy and Food Price Shocks Put Asia-Pacific on Alert
  • Global Waste-to-Energy Giants Enter Indonesia’s Green Infrastructure Race
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.