• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Hyundai Investasi Rp785 Triliun untuk Pasar Mobil Listrik Global

by Redaksi Asiatoday
December 19, 2020
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Hyundai Dukung Penuh Tes Cepat Drive-Thru Covid-19 di Jawa Barat

Perusahaan Hyundai. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Hyundai mengumumkan rencana investasi sebesar USD55,5 miliar atau setara Rp785,5 triliun pada 2025 untuk menggenjot pasar mobil listrik (EV).

Mengutip kantor berita Yonhap, Sabtu (19/12/2020), dengan investasi sebesar itu, Hyundai akan memperkuat jajaran kendaraan listrik untuk bersaing dengan General Motors dan Volkswagen. Hyundai menyatakan ingin merebut 8 persen hingga 10 persen pangsa pasar mobil listrik secara global pada 2040.

“Mulai tahun 2030, Hyundai secara bertahap mengalihkan lineup EV-nya ke pasar utama, seperti Eropa, China, dan Amerika Serikat, sambil mempertahankan kapasitas produksi kendaraan mesin konvensional di pasar negara berkembang, seperti India dan Rusia, tetapi yang akan dibatasi kurang dari 50 persen,” kata Presiden dan Kepala Divisi R&D Hyundai, Albert Biermann.

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Albert menilai pasar kendaraan listrik akan semakin luas, terutama di Eropa berkat kebijakan emisi rendah karbon yang ketat.

“Pasar Eropa yang memimpin pertumbuhan EV diperkirakan akan semakin meningkat di tahun-tahun mendatang. Pada tahun 2030, kami memperkirakan pasar EV mengambil sekitar 30 persen dari seluruh pasar mobil,” katanya.

Untuk mencapai tujuan itu, Hyundai berencana meluncurkan IONIQ yang menggunakan platform EV Global (E-GMP) pada tahun depan. Platform EV terbaru itu hadir dengan baterai yang lebih kuat untuk menjelajah sejauh 500 kilometer dengan sekali pengisian baterai.

Selanjutnya, Hyundai akan memperkenalkan sedan menengah IONIQ 6 pada 2022 dan SUV besar IONIQ 7 pada 2024. Hyundai mulai menggunakan nama angka seperti BMW, yang memakai nomor seri dari 1 hingga 8.

Adapun merek Genesis dari Hyundai akan mulai memasarkan mobil sepenuhnya listrik pada tahun depan. Secara total, mereka akan meluncurkan lebih dari 12 model berbasis E-GMP pada 2025, dengan target penjualan 560.000 unit per tahun. (Ant)

Tags: HyundaiIndustri Mobil ListrikInvestasi Mobil Listrik
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.