• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, June 24, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Ikan Cupang Indonesia Diburu oleh Pasar Asia

by Redaksi Asiatoday
February 5, 2021
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Ikan Cupang Indonesia Diburu oleh Pasar Asia

Ikan Cupang Indonesia. Ist

ASIATODAY.ID, PALANGKARAYA – Ikan Cupang dari Indonesia kini makin diburu oleh pasar Asia.

Di tengah pandemi Covid-19, sepanjang 2020 ikan dengan nama latin ‘betta” ini menjadi salah satu ikan favorit bagi pecinta ikan hias. Tak hanya di dalam negeri, ikan cupang Indonesia juga diburu oleh kolektor dari luar negeri.

Salah satu yang paling dicari seperti ikan cupang dari ‘Bumi Tambun Bungai’ yang sudah menjangkau Jepang, Singapura dan Malaysia.

RelatedPosts

Indonesia Nickel Industry Hit by Sulfur Squeeze as Global Market Tightens

Indonesia’s $2.5 Billion Nickel Bet Faces Global ESG Test as Investment Boom Accelerates

Trois Films and South Korea’s JJan E&M Forge Strategic Partnership in Film Industry

“Ikan cupang menjadi salah satu komoditas ekspor. Di Asia, ada 3 negara yang menjadi tujuan ekspor ikan cupang hias dari Kalteng, yaitu Jepang, Singapura dan Malaysia,” kata Kepala Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (KIPM) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Iromo, dikutip Jumat (5/2/2021).

Ikan cupang memiliki bentuk dan karakter yang unik, serta cenderung agresif dalam mempertahankan wilayahnya. Hal ini menjadi daya tarik bagi orang yang merawatnya.

Ikan ini sangat digemari beberapa negara di Asia Tenggara, seperti Indonesia, Thailand, Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura dan Vietnam.

Berdasarkan data perlintasan KIPM, Iromo menyebut sekitar 631 ekor ikan cupang telah diekspor.

“Ekspor ikan cupang ada 631 selama 2020,” sambungnya.

Selain cupang, Iromo memastikan KIPM juga mengekspor sejumlah ikan hias lain seperti toman kembang, red fire eel, botia, buntal, julung-julung, snake head, sepat mutiara, seluang, khulliload, spotted fire eel, tiger fish, pari, snakeskin barb, puhing, green tiger loach,betutu, dan flying fox.

Menurutnya, Kalteng masih memiliki segudang potensi dari komoditas lain untuk diekspor. Kendati demikian, dia berharap ikan-ikan tersebut juga perlu dijaga agar keberlajutannya tetap terjamin sekaligus agar ekonomi masyarakat terus bergeliat.

“Potensinya banyak, perlu juga dipikirkan untuk keberlangsungan pelestariannya,” tandasnya. (ATN)

Tags: Ekspor Perikanan IndonesiaIkan CupangKementrian KKP
No Result
View All Result

Terbaru

  • UN Chief Warns of “Twin Crises” as Climate and Energy Shocks Converge
  • Firmed Solar Undercuts Most of Asia’s Planned Gas, and EVs Can Save Over $300 Billion a Year in Oil Imports
  • Indonesia Seeks Alliance of Island Nations to Push Climate Mobility Agenda Ahead of COP31
  • Indonesia Nickel Industry Hit by Sulfur Squeeze as Global Market Tightens
  • ASEAN, Russia Agree to Deepen Economic Cooperation Amid Global Uncertainty
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.