• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

IKN Indonesia Dirancang Seperti Kota Manhattan

by Redaksi Asiatoday
February 25, 2020
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
IKN Indonesia Dirancang Seperti Kota Manhattan

Kota Manhattan, Amerika Serikat. ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Rencana pembangunan Ibu Kota Negara Baru (IKN) terus dimatangkan.

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) sebagai leading sektor pembangunan IKN memproyeksikan, nantinya IKN akan berkonsep seperti Kota Manhattan, negara bagian di Amerika Serikat.

“Konsep IKN ini akan seperti Manhattan. Akan ada blok-blok untuk pengembangan kotanya. 50 persen disiapkan sebagai ruang terbuka hijau (RTH),” terang Deputi Bidang Pengembangan Regional Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) Rudy Soeprihadi Prawiradinata di Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, Senin (24/2/2020).

RelatedPosts

New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

Indonesia Deepens Legal Alliance With Russia, Approves Extradition of Russian Citizen

Secara keseluruhan, total areal lahan kawasan IKN mencapai 256.142,74 hektare (ha). Sementara itu, kawasan intinya direncanakan akan dibangun di atas lahan seluas 56.189,87 ha.

“Ini yang dibangun sebuah kota yang modern dan menjadi trendsetter di dunia. Kita pun ingin memastikan penerapan forest city. Jadi di daerah yang 56 ribu hektar yang saya bilang seperti Manhattan kecil, itu paling tidak 50 persen itu tetap sebagai ruang terbuka hijau (RTH),” ujarnya.

Kendati demikian, Bappenas tetap berupaya menjaga penerapan kota hutan (forest city). Skema yang akan diterapkan yakni, kawasan pusat kota yang sebesar 56 ribu ha akan terdapat RTH sebanyak 50 persen.

Sementara itu, untuk kawasan lainnya yang seluas 256 ribu ha diharapkan tetap memiliki RTH antara 70-75 persen.

“Forest city ini untuk mengurangi climate change. Jadi 256 ribu, di atas 50 persen masih RTH harapannya 70-75 persen,” tandasnya. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: BappenasIbu Kota BaruIbukota Baru IndonesiaManhattan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.