• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

ILEGAL FISHING: TNI AL Sergap Kapal Ikan Vietnam di Zona Ekonomi Eksklusif

by Redaksi Asiatoday
August 26, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
ILEGAL FISHING: TNI AL Sergap Kapal Ikan Vietnam di Zona Ekonomi Eksklusif

Kegiatan patroli KRI Bung Tomo 357 di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia, Laut Natuna Utara. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Aktivitas pencurian ikan (ilegal fishing) oleh nelayan asing di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia kembali digagalkan.

Kali ini, TNI Angkatan Laut yang mengoperasikan armada KRI Bung Tomo 357, menyergap kapal ikan berbendera Vietnam yang diduga tengah mencuri ikan di Laut Natuna Utara.

ILEGAL FISHING: TNI AL Sergap Kapal Ikan Vietnam di Zona Ekonomi Eksklusif 1
KRI Bung Tomo 357 amankan kapal ikan berbendera Vietnam. Ist

Panglima Komando Armada I Laksamana Muda TNI Abdul Rasyid mengatakan temuan aktivitas ilegal yang dilakukan oleh kapal Vietnam itu bermula saat timnya melakukan Operasi Rakata Jaya 20 di wilayah Laut Natuna Utara.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

“Koarmada I saat sedang melaksanakan Operasi Rakata Jaya 20 mendapati aktivitas ilegal yang dilakukan oleh Kapal Berbendera Asing di Perairan Landas Kontinen Indonesia. KRI Bung Tomo-357 yang saat itu sedang berpatroli, langsung melakukan penyergapan terhadap KIA Vietnam KG 90186 TS,” jelas Abdul Rasyid melalui keterangan tertulisnya, Rabu (26/8/2020).

Abdul Rasyid menceritakan, kapal ikan asing berbendera Vietnam itu sempat melarikan diri ke arah utara keluar dari garis Landas Kontinen Indonesia saat dipergoki TNI AL.

Mereka dengan sengaja mematikan lampu kapal untuk mengelabui petugas. Meski begitu, kapal tersebut tetap berhasil ditangkap.

Awak KRI Bung Tomo-375 selanjutnya melaksanakan pemeriksaan dan penggeledahan terhadap muatan, dokumen, dan ABK kapal ikan asing tersebut.

Dari hasil pemeriksaan, Kapal berbendera Vietnam tersebut teridentifikasi bernama KG 90186 TS dengan 12 orang anak buah kapal (ABK) yang seluruhnya berkewarganegaraan Vietnam.

Kapal ini juga diketahui memuat ikan campur sekitar 1 Ton dari hasil kegiatan menangkap ikan di perairan ZEE Indonesia di Laut Natuna Utara. Selanjutnya, kapal ditarik ke Lanal Tarempa untuk dilakukan pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjutan.

“Saat ini Kapal sudah merapat di Lanal Tarempa, seluruh ABK diperiksa kesehatan sesuai protokol Covid-19. Kapal yang digunakan beserta barang yang dibawa disterilkan dengan disemprot disinfektan. Kepada 12 ABK akan dilakukan isolasi mandiri di kapal dengan pengawasan Personel Lanal Tarempa untuk meyakinkan ABK tersebut tidak membawa wabah Covid-19 ke Anambas,” jelasnya.

Menurut Abdul Rasyid, aktivitas ilegal di wilayah Natuna disinyalir masih tergolong tinggi. Pihaknya pun akan terus melakukan pengawasan dan pemberantasan tindak pidana di laut, terutama di wilayah Natuna.

“Koarmada I akan selalu melakukan pengawasan di wilayah kerja termasuk di Laut Natuna Utara yang disinyalir sampai saat ini masih didapati aktifitas illegal fishing oleh kapal ikan asing,” tandas Abdul. (AT Network)

Tags: Ilegal FishingKapal Ikan AsingTNI AlZEE Natuna Utara
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.