• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, July 15, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Ilmuwan Temukan Bukti Efek Pasang Surut Bulan di Plasmasphere Bumi

by Redaksi Asiatoday
February 2, 2023
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 1 min read
A A
0
Ilmuwan Temukan Bukti Efek Pasang Surut Bulan di Plasmasphere Bumi

Orang-orang berkumpul untuk menyaksikan gelombang pasang Sungai Qiantang di tepi Sungai Qiantang di Yanguan di Kota Haining, Provinsi Zhejiang, China timur. Dok Xinhua

ASIATODAY.ID, BEIJING – Sebuah tim ilmuwan China dan mitra internasional mereka untuk pertama kalinya menemukan bukti sinyal yang disebabkan pasang surut Bulan di plasmasphere Bumi, wilayah dalam magnetosfer, yang dipenuhi dengan plasma dingin.

Penelitian tersebut, yang dilakukan bersama oleh tim ilmuwan dari Universitas Shandong, Institut Geologi dan Geofisika di bawah naungan Akademi Ilmu Pengetahuan China, serta sejumlah institut lainnya, telah diterbitkan baru-baru ini dalam jurnal Nature Physics.

Menurut para ilmuwan, efek yang disebabkan oleh pasang surut Bulan telah dilaporkan di kerak Bumi, laut, atmosfer yang didominasi gas netral, dan medan geomagnetik dekat tanah. Namun, efek pasang surut Bulan di wilayah yang didominasi plasma belum pernah dieksplorasi sebelumnya.

RelatedPosts

Pacific Climate Crisis: Papua’s Last Glacier Nears Extinction

Indonesia Leads Southeast Asia’s Push for Deep-Sea Research Independence

Australia and Indonesia Lead Regional Ocean Conservation Initiative

Xiao Chao, salah satu penulis dalam penelitian tersebut yang juga peneliti di Universitas Shandong, mengatakan bahwa mereka mendapatkan temuan baru ini dengan menganalisis data dari 10 lebih satelit selama empat dekade terakhir.

Mereka menemukan bahwa sinyal yang disebabkan pasang surut Bulan di plasmasphere Bumi memiliki periodisasi diurnal dan bulanan yang berbeda, yang berbeda dari variasi semidiurnal dan semibulanan yang dominan dalam efek pasang surut Bulan yang teramati sebelumnya di wilayah lain.

“Temuan-temuan baru ini memperluas pemahaman kita tentang interaksi Bumi-Bulan ke arah yang belum pernah dipertimbangkan sebelumnya,” tutur Xiao, dilansir Xinhua.

Temuan-temuan ini juga memberikan petunjuk penting untuk penelitian pada masa mendatang di wilayah yang lebih luas dan sistem dua benda angkasa, termasuk sistem planet lain di tata surya kita maupun di luarnya, imbuh Xiao. (AT Network)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Pasang SurutPlanet BulanPlanet Bumi
No Result
View All Result

Terbaru

  • Jakarta Museums Become SDGs Learning Hubs
  • Indonesia’s FFW 2026 Revives the Power of Film Criticism
  • Why North Bali Is Becoming the Favorite Destination for International Travelers
  • Danantara Powers Indonesia’s New Industrial Era
  • ITB-Vietnam CT Group Forge ASEAN Tech Alliance
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.