• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Imbas Corona, Kapasitas Penerbangan Qantas di Asia Turun 31 Persen

by Redaksi Asiatoday
March 10, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Imbas Corona, Kapasitas Penerbangan Qantas di Asia Turun 31 Persen

Maskapai Qantas. Foto : pontian69

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Imbas wabah virus corona (Covid-19) membuat Qantas Airways Ltd. memangkas hampir seperempat dari penerbangan internasional selama enam bulan.

Qantas juga mengandangkan sebagian pesawat Airbus A380 dan memangkas gaji manajemen.

Di wilayah Asia, Qantas mengalami penurunan kapasitas terbesar hingga 31 persen dari tahun sebelumnya. Maskapai juga memangkas kapasitas layana di AS dan Inggris, atau mengganti armada dengan pesawat kapasitas yang lebih kecil.

RelatedPosts

Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts

Indonesia Seeks Bigger Eurasian Role After Securing Top Partner Status at Russia’s INNOPROM 2026

ADB Unleashes $100 Million Digital Bond to Power Asia’s Next Economic Revolution

Delapan dari 12 Airbus A380 milik Qantas akan di-ground sampai pertengahan September. Perombakan ini menjadi salah satu respons paling dramatis terhadap wabah Covid-19 dibandingkan maskapai lainnya di seluruh dunia, disertai dengan pemotongan sejumlah biaya.

Gaji manajer eksekutif dan anggota dewan direksi Qantas akan dipangkas hingga 30 persen untuk sisa tahun finansial yang berakhir Juni 2020. Selain itu, Chief Executive Officer (CEO) Alan Joyce tidak akan dibayar sama sekali.

“Dalam dua minggu terakhir kami telah melihat penurunan tajam dalam pemesanan di jaringan internasional kami,” kata Joyce dalam pernyataannya.

“Kami memperkirakan penurunan permintaan akan berlanjut untuk beberapa bulan ke depan,” lanjutnya, seperti dilansir Bloomberg, Selasa (10/3/2020).

Saham Qantas turun 1,5 persen ke level A$4,09 pada pukul 10.51 waktu Sydney. Maskapai ini telah kehilangan hampir setengah valuasi sahamnya sejak akhir Desember menjadi sekitar A$ 6 miliar (US$4 miliar).

Penurunan ini merupakan yang ketiga kalinya dalam waktu kurang dari satu bulan terakhir. International Air Transport Association (IATA) pekan lalu memperkirakan wabah Covid-19 akan memangkas pendapatan maskapai global hingga US$113 miliar hilang tahun ini, jauh lebih dalam dari perkiraan beberapa pekan sebelumnya sebesar US$30 miliar.

Joyce mengatakan Qantas dapat membuat lebih banyak lagi pengurangan layanan. “Kita bisa jauh lebih dalam,” katanya.

Dia mengatakan Qantas juga telah meminta Airbus SE untuk menunda pengiriman sebanyak 12 pesawat A350-1000 untuk layanan jarak jauh dari Sydney ke London dan New York.

Pengurangan ini membuat total pemotongan kapasitas internasional Qantas, termasuk pada maskapai berbiaya rendah Jetstar, menjadi 23 persen dari tahun sebelumnya.

Perusahaan yang berbasis di Sydney ini meminta semua karyawan untuk mengambil cuti yang dibayar atau tidak dibayar karena semakin sedikit pesawat yang mengudara. Qantas juga membatalkan pembelian kembali saham untuk menghemat anggaran senilai A$ 150 juta.

“Kami tahu kami bisa mengatasinya. Tidak semua maskapai di dunia akan melakukannya,” kata Joyce. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: Corona AsiaCoronavirusJetstar AsiaMaskapai AsiaMaskapai PenerbanganQantas AirwaysVirus CoronaWorld Corona
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.