• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, July 17, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Imbas Perang Tarif AS-Uni Eropa, Dunia Diambang Resesi

by Redaksi Asiatoday
October 17, 2019
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Imbas Perang Tarif AS-Uni Eropa, Dunia Diambang Resesi

Krisis Ekonomi. ilustrasi

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Kepala badan PBB yang bertanggung jawab mempromosikan perdagangan lintas negara maju memperingatkan bahwa perang tarif antara Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa (UE) akan menyeret ekonomi global ke arah resesi.

“Perang dagang itu berarti langsung menuju resesi,” kata Arancha Gonzalez, Direktur Eksekutif International Trade Center (ITC) dalam sebuah wawancara seperti dikutip CNBC.com, Kamis (17/10/2019).

Sebelumnya, dia melakukan pertemuan dengan pejabat Komisi Eropa di Brussels.

RelatedPosts

Bangladesh Economy Faces Sharp Slowdown

30 Countries Unite to Create WAICO, Aiming to Redefine Global AI Governance

Wempi Saputra Appointed ADB Vice-President

“Semua ini menunjuk ke satu arah. Jika kita terus menggali lubang yang sama, kita akan melihat resesi besar,” katanya.

Tarif impor yang diberlakukan AS atas produk-produk Eropa ke AS senilai US$7,5 miliar dijadwalkan mulai berlaku Jumat besok (18/10/2019) setelah para arbiter Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) memberi wewenang kepada AS untuk mengambil tindakan balasan terhadap UE.

Pembalasan itu dilakukan karena Uni Eropa memberi subsidi pemerintah yang dinilai ilegal terhadap pabrikan Airbus sejak berpuluh-puluh tahun.

Komisi Eropa, yang mengawasi kebijakan perdagangan untuk Uni Eropa, telah berulang kali mengatakan bahwa mereka ingin memasuki negosiasi dengan Amerika Serikat untuk menyelesaikan perselisihan tanpa menggunakan tarif.

UE telah menerbitkan daftar produk Amerika Serikat untuk dikenakan tarif senilai US$20 miliar. Awal bulan ini, Komisaris Perdagangan UE yang baru yang ditunjuk Phil Hogan mengatakan kepada anggota parlemen Eropa blok perdagangan tersebut harus siap untuk “membela diri sendiri.”

Setelah WTO mengadopsi putusan arbiter tentang Airbus pada Senin lalu, duta besar AS untuk WTO, Dennis Shea mengatakan bahwa pengenaan tarif tidak menyelesaikan masalah dalam perdagangan internasional.

“Apa yang masuk akal adalah semua orang yang memproduksi pesawat harus mencari tahu bagaimana mereka memperkuat aturan anti-subsidi dan bagaimana mereka memastikan persaingan yang lebih adil di sektor pesawat mengingat mereka semua curang pada saat ini,” katanya. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: International Trade CenterPerang Dagang Amerika-ChinaPerang Tarif Amerika-Uni EropaResesi Global
No Result
View All Result

Terbaru

  • Battery Race Redefines Global Economic Power
  • Indonesia–Azerbaijan Forge Industrial Bridge Linking Asia and Eurasia
  • Bangladesh Economy Faces Sharp Slowdown
  • Kana Cooperative Wins Two National Awards for Economic and Social Impact
  • Indonesia’s Bauxite Breakthrough Signals New Era of Downstream Investment
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.