• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

INACA dan Airbus Kolaborasi untuk Mitigasi Kecelakaan Pesawat Akibat LOC-I

by Redaksi Asiatoday
February 18, 2023
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Pesawat China Eastern Dilaporkan Jatuh dan Terbakar

Pesawat jatuh dan terbakar. Ilustrasi

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Indonesia National Air Carriers Association (INACA) berkolaborasi dengan Airbus selaku produsen pesawat untuk menekan angka kecelakaan pesawat yang disebabkan oleh peristiwa kehilangan kendali dalam penerbangan atau LOC-I (Loss of Control In-flight).

LOC-I merupakan salah satu faktor penyebab kecelakaan pesawat yang paling sering dialami. Bahkan, untuk pesawat ringan, LOC-I merupakan penyebab tertinggi kedua dalam kecelakaan pesawat.

Ketua Umum INACA, Denon Prawiraatmadja mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkolaborasi dengan produsen pesawat, Airbus agar bisa menekan angka dan fatalitas kecelakaan tersebut.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Baik INACA maupun Airbus berfokus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang aviasi dalam meningkatkan keselamatan penerbangan di Indonesia.

Selain itu, juga untuk mendukung persiapan implementasi penuh UPRT atau kombinasi pengetahuan teoretis dan pelatihan terbang dengan tujuan memberikan kompetensi kepada awak pesawat untuk dapat mengenali dan kemudian mencegah atau memulihkan diri dari kondisi upset (membingungkan) atau kehilangan kendali dalam penerbangan.

Konsep UPRT di Indonesia saat ini juga sedang dipersiapkan oleh tim dari Kementerian Perhubungan.

“Kita semua tahu, keselamatan penerbangan adalah hal yang utama pada operasional penerbangan yang mempengaruhi pada semua aspek pada penerbangan, termasuk bisnis penerbangan. Bahkan bisnis penerbangan sering disebut juga sebagai bisnis keselamatan. Semakin tinggi tingkat keselamatan penerbangan, akan semakin tinggi juga kepercayaan penumpang untuk terbang,” terangnya, dikutip Sabtu (18/2/2023).

Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) juga telah menyampaikan untuk meminimalkan dampak dari LOC-I dengan beberapa cara, seperti misalnya dengan meningkatkan kemampuan keselamatan pada pesawat serta meningkatkan kemampuan kru pesawat untuk mengenali, menghindari dan memulihkan diri dari kehilangan kendali dalam penerbangan.

Sementara itu, perwakilan manajemen Airbus di Asia Tenggara menyatakan bahwa saat ini jumlah kecelakaan pesawat sudah jauh menurun dibandingkan dengan beberapa dekade lalu. Namun demikian bukan berarti tidak ada kecelakaan lagi. Oleh karena itu, upaya mitigasi untuk meminimalkan kecelakaan penerbangan sangat perlu dilakukan. Salah satunya melalui pelatihan UPRT yang menggabungkan sesi teoretis melalui seminar dan praktik di simulator pesawat.

Menurut Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub, Maria Kristi, pemerintah Indonesia juga telah mengambil langkah-langkah strategis untuk melaksanakan dan mengembangkan UPRT, diantaranya adalah melakukan penelitian dan pengembangan sistem pelatihan berbasis UPRT melalui Puslitbang Hubud, lokakarya dengan pemangku kepentingan penerbangan Indonesia, membuat draf Surat Edaran Pedoman Teknis (advisory circular) UPRT, dan draf peraturan terkait UPRT sesuai dengan Standar ICAO Document 10011.

Maria Kristi menekankan bahwa keselamatan dan melakukan upaya mitigasi risiko kecelakaan penerbangan.

Dalam konsep Rencana Keselamatan Penerbangan Nasional (National Aviation Safety Plan) 2021-2023, Indonesia menempatkan LOC-I sebagai kategori berisiko tinggi dalam penerbangan. (AT Network)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: AirbusINACAIndonesia National Air Carriers AssociationKecelakaan Pesawat
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.