• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

India Desak Rusia Percepat Kirim Rudal S-400 dan Jet Tempur

by Redaksi Asiatoday
June 25, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
India Desak Rusia Percepat Kirim Rudal S-400 dan Jet Tempur

Rudal S-400. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – India mendesak Rusia untuk mempercepat pengiriman rudal S-400, sistem pertahanan rudal anti-pesawat tempur serta jet tempur SU-30Mki dan MiG-29.

Langkah India itu dipicu perkelahian brutal pasukan India dan China di perbatasan Himalaya pekan lalu.

Permintaan India ke Rusia disampaikan muncul saat Menteri Luar Negeri India dan China bertemu pertama kali pada Selasa, 22 Juni 2020 atau sepekan setelah perkelahian brutal kedua pasukan yang terjadi di Lembah Galwan, Ladakh.

RelatedPosts

Indonesia Flags Trafficking, Extortion Risks at Singapore-Malaysia Gateway

Indo-Pacific Seen as Stability Buffer as Global Geopolitical Risks Rise, Indonesia Says

BRICS Pushes for New Global Order: India, Russia and China Deepen Strategic Coordination

Menteri Pertahanan India Rajnath Singh terbang ke Moscow, Rusia untuk bertemu Menteri Luar Negeri Rusia untuk membahas percepatan pengiriman rudal S-400 yang sebelumnya dijadwalkan dikirim pada Desember 2021.

Namun Rusia dilaporkan belum menerima permohonan resmi India untuk mempercepat pengiriman rudal S-400. Seorang sumber mengatakan, permintaan India mempercepat pengiriman rudal itu secara teknis sulit dipenuhi Rusia.

Menurut Alexander Gabuev, ahli China di Carnegie Moscow Centre, Rusia ingin merawat hubungan baik dengan New Delhi dan Beijing. Sementara Rusia juga kini makin bergantung pada China.

Sementara India merepresentasikan pasar penting dan peluang bagi Moscow untuk mendiversifikasi hubungannya di Asia.

India dan Rusia menandatangani perjanjian pembelian rudal S-400 senilai USD5 miliar pada tahun 2018.

Dalam laporan South China Morning Post, 24 Juni 2020 mengutip pernyataan seorang sumber tentang India membutuhkan lebih dari 10 skuadron pesawat tempur untuk mendampingi 32 pesawat yang sekarang beroperasi. Satu skuadron antara 16 hingga 18 unit pesawat tempur.

Menanggapi hal ini, Juru bicara Kementerian Pertahanan India, A Bharat Bhushan Babu menolak berkomentar.

“Kontrak pembelian senjata antara India dan Rusia senilai USD14,5 miliar. Sementara dengan China, sekitar USS2 miliar saat ini,” kata Konstantin Makienko, wakil deputi Pusat Analisa Strategi dan Teknologi. (ATN)

Tags: IndiaRudalRusia
No Result
View All Result

Terbaru

  • ADB Unleashes $100 Million Digital Bond to Power Asia’s Next Economic Revolution
  • Indonesia Tells Global Leaders: Net Zero Means Nothing Without Nature
  • As Heatwave Sweeps Europe, Study Warns of Growing Toll on Household Incomes
  • Indonesia Bets on AI to Fix Healthcare Gaps, But Risks Leaving Vulnerable Workers Behind
  • Indonesia Flags Trafficking, Extortion Risks at Singapore-Malaysia Gateway
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.