• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

India Gratiskan Vaksin Covid-19 untuk Usia Dewasa

by Redaksi Asiatoday
June 8, 2021
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
India Gratiskan Vaksin Covid-19 untuk Usia Dewasa

Perdana Menteri (PM) India, Narendra Modi saat melakukan vaksinasi Covid-19. Ist

ASIATODAY.ID, NEW DELHI –  Perdana Menteri (PM) India, Narendra Modi menjanjikan vaksin Covid-19 gratis untuk 800 juta orang dewasa hingga November 2021.

Vaksin gratis ini diperuntukkan bagi semua orang dewasa di atas usia 18 tahun.

Modi telah mengumumkan bahwa Delhi akan memusatkan upaya inokulasi negara itu. Otoritas akan menyediakan vaksin ke negara-negara bagian secara gratis untuk semua orang India di atas usia 18 tahun mulai 21 Juni.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Dalam pidato nasional pada Senin, Modi mengatakan bahwa 25 persen dari program vaksinasi akan diserahkan kembali dari negara bagian ke pemerintah pusat dalam dua minggu ke depan.

“Pusat mengambil kembali kontrol total vaksinasi sekarang,” katanya sebagaimana dilaporkan RT, Senin (7/6/2021).

Modi mengatakan bahwa pasokan dosis Covid-19 nasional akan meningkat dalam beberapa minggu mendatang. Pasokan itu akan memungkinkan pemerintah untuk meluncurkan vaksin kepada semua orang yang berusia di atas 18 tahun.

Semua vaksin yang dikelola oleh negara akan gratis, tetapi mereka yang ingin melewati antrean dapat mengunjungi rumah sakit swasta.

Sejumlah rumah sakit diizinkan untuk membeli 25 persen suntikan vaksin yang diproduksi di dalam negeri langsung dari produsennya.

Modi mengatakan bahwa lebih banyak vaksin sedang dalam proses, termasuk kemungkinan versi hidung.

Pengumuman itu datang ketika India mencatat infeksi Covid-19 terendah dalam dua bulan, dengan lebih dari 100.000 kasus baru.

Perdana menteri juga mengatakan bahwa 800 juta orang akan mendapat manfaat dari skema jatah gratis di bawah inisiatif Pradhan Mantri Garib Kalyan Yojana, skema kesejahteraan perdana menteri untuk orang miskin, hingga Diwali, yang tahun ini jatuh pada 4 November. diluncurkan oleh pemerintah Modi pada tahun 2016.

“Pemerintah bersama orang miskin selama pandemi ini. Tidak ada yang harus tidur lapar,” janji Modi dalam pidato nasional. (ATN)

Tags: Corona AsiaIndiaVaksin Covid-19
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.