ASIATODAY.ID, JAKARTA – Sektor investasi menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Indonesia saat ini.
Untuk mendukung hal itu, pemerintah mengalokasikan anggaran di tahun 2021 Rp169,1 triliun.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan hal itu saat menyampaikan Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2021 Beserta Nota Keuangannya di Depan Rapat Paripurna DPR RI, Jumat (14/8/2020), di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Provinsi DKI Jakarta.
Menurut Presiden, pendanaan investasi tersebut, akan digunakan untuk 4 hal;
Pertama, pembiayaan pendidikan untuk menjamin keberlangsungan program pendidikan bagi generasi ke depan sebagai bentuk pertanggungjawaban antar-generasi.
Kedua, pemberdayaan UMKM dan UMi guna mengakselerasi pengentasan kemiskinan.
Ketiga, mengakselerasi pembangunan infrastruktur sarana dan prasarana transportasi, permukiman, serta ketahanan energi.
Keempat, mendorong program ekspor nasional melalui penguatan daya saing barang dan jasa dalam negeri di pasar internasional.
Presiden berharap pembahasan RAPBN tahun 2021 dapat dilakukan secara konstruktif demi mewujudkan Indonesia yang maju, bermartabat, berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
“Dirgahayu Republik Indonesia! Dirgahayu Negeri Pancasila!,” pungkas Presiden di akhir keterangannya. (ATN)
