• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Indonesia Bentuk Satgas untuk Fasilitasi Relokasi Investasi dari China

by Redaksi Asiatoday
June 23, 2020
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Indonesia Siapkan KI Brebes untuk Relokasi Pabrik Amerika dari China

Kawasan Industri (KI) Brebes. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pemerintah Indonesia membentuk Tim Satuan Tugas (Satgas) khusus di Badan Koordinasi dan Penanaman Modal (BKPM) untuk memfasilitasi investor yang akan relokasi investasi dari Republik Rakyat China.

Pasalnya, perusahaan-perusahaan yang beroperasi di China tengah mengambil langkah keluar dari negeri tirai bambu tersebut, diantaranya perusahaan-perusahaan dari Amerika Serikat dan Jepang.

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia segera membentuk satuan tugas untuk memfasilitasi perusahaan-perusahaan yang akan melakukan relokasi investasi, agar masuk ke Indonesia. 

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Menurut Bahlil, Satgas ini memiliki 3 tugas khusus, yaitu mendeteksi perusahaan-perusahaan yang akan relokasi, mengecek kemudahan-kemudahan yang diberikan negara-negara lain, dan yang penting memberi kewenangan kepada mereka untuk membuat keputusan dalam bernegosiasi.

“Itu penting diberikan agar prosesnya cepat,” kata Bahlil dalam keterangan tertulis, Selasa (23/6/2020).

Saat ini Indonesia termasuk dalam daftar 10 negara tujuan investasi tahun 2020 dengan keunggulan Sumber Daya Alam (SDA) dan potensi pasar yang besar.

Hal ini tentunya menjadi sinyal positif bagi investor dan Pemerintah Indonesia. Terdapat beberapa alternatif lokasi yang ditawarkan bagi calon investor, diantaranya Brebes dan Batang yang berada di Jawa Tengah.
 
“Di BKPM sudah ada yang masuk. Sudah ada yang 60 persen sedang proses relokasi ke Indonesia, masih ada yang tahap penjajakan. Tapi saya belum akan menyampaikan data-data tersebut karena nanti tunggu Bapak Presiden yang mengumumkan,” tandasnya. (ATN)

Tags: BKPMInvestasi Global
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.