• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Indonesia Bersiap Sambut Kedatangan Putin dan Zelensky di KTT G20

by Redaksi Asiatoday
October 9, 2022
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Bersiap Sambut Kedatangan Putin dan Zelensky di KTT G20

Presiden Rusia Vladimir Putin dan pemimpin Ukraina Volodymyr Zelenskyy . Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Indonesia bersiap untuk menyambut kedatangan Presiden Rusia Vladimir Putin dan pemimpin Ukraina Volodymyr Zelenskyy dalam KTT G20 pada tahun ini.

Dilansir National News, Minggu (9/10/2022), jika keduanya melakukan perjalanan ke Bali bulan depan, itu akan menjadi pertama kalinya mereka berada dalam satu pertemuan bersama sejak perang antara kedua negara dimulai pada bulan Februari.

Duta Besar Indonesia untuk Uni Emirat Arab (UEA), Husin Bagis menyatakan harapannya bahwa mereka akan hadir namun juga mengatakan: “Situasinya tidak mudah karena perang Ukraina-Rusia.”

RelatedPosts

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme

Bagis mengatakan persiapan logistik untuk menjamu kedua presiden sudah berlangsung.

“Kami sedang memutuskan hotel mana yang akan menempatkan mereka satu untuk Tuan Putin dan satu untuk Tuan Zelenskyy,” katanya, mengacu pada kebutuhan untuk menghindari ketegangan jika menempatkan mereka terlalu berdekatan.

“Indonesia berbeda dengan negara lain,” katanya.

“Semuanya damai di negara saya.”

Sementara Gedung Putih mengatakan bahwa jika Putin hadir, Zelenskyy juga harus berpartisipasi.

Pada hari Kamis, Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden tidak mengesampingkan pertemuan dengan Putin selama KTT.

Penyelenggaraan KTT G20

KTT G20 sebagai forum multilateral, diharapkan dapat mempertemukan para pemimpin dari 20 ekonomi terbesar dunia serta negara-negara tamu seperti UEA dan Ukraina.

“Ukraina bukan bagian dari G20, tetapi kami tetap mengundang mereka, karena kami mengundang UEA karena hubungan khusus kami dengan UEA,” kata Bagis.

Menurutnya, isu perdamaian akan menempati peringkat tinggi dalam agenda diskusi, bersama dengan kesehatan, transformasi digital, dan transisi energi berkelanjutan.

“Kami ingin menjadikan G20 sebagai platform untuk perdamaian, bukan konflik,” kata Bagis di kantornya di Abu Dhabi.

Kehadiran Putin dan Zelenskyy, yang telah menggunakan forum global untuk meminta dukungan untuk mengakhiri konflik, akan menjadi hasil dari upaya diplomasi ulang-alik Presiden Indonesia Joko Widodo di Ukraina dan Rusia pada Juni tahun ini, dalam perjalanan ke mengunjungi UEA, kata Bagis.

Sementara itu, Jokowi, sebagai ketua negara-negara G20 tahun ini, ingin mendesak kedua belah pihak untuk menyetujui gencatan senjata dan membuka kembali jalur ekspor biji-bijian untuk memastikan ketahanan pangan.

“Kesepakatan nuklir Iran dan perang saudara di Suriah tidak mungkin menjadi bagian dari pembicaraan di KTT,” kata Bagis.

Arsitektur kesehatan global, transformasi digital, serta transisi ekonomi berkelanjutan diprioritaskan dalam G20.

Dibentuk pada tahun 1999, anggota G20 menyumbang 85 persen dari produk domestik bruto global, 75 persen dari perdagangan internasional dan dua pertiga dari populasi dunia, menjadikan forum ini sebagai platform utama untuk kerjasama ekonomi internasional.

Kelompok ini membahas isu-isu yang berkaitan dengan ekonomi global dan stabilitas keuangan serta perubahan iklim dan pembangunan berkelanjutan.

Setelah Indonesia, India akan menjadi tuan rumah KTT G20 pertamanya di New Delhi pada September tahun depan. (ATN)

Tags: KTT G20
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.